Mohon tunggu...
Muhamad Alfin Afrizal
Muhamad Alfin Afrizal Mohon Tunggu... Mahasiswa - autophile.

menulis apa yang ingin ditulis.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Review Anime "Mieruko-chan": Anime Horor Tapi Tidak Horor

21 Desember 2021   08:09 Diperbarui: 21 Desember 2021   09:50 13982
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
unduhan gambar dari wall.alphacoders.com

Artikel ini akan memuat sedikit spoiler, mungkin.

Anime -anime yang tayang pada musim gugur 2021 mulai mengakhiri serinya dengan rata-rata 12 episode, dan salah satunya adalah anime Mieruko-chan. Anime yang berjudul Mieruko-chan adalah anime yang baru saja tamat pada Senin (20/12). 

Anime Mieruko-chan tayang pada tanggal 3 Oktober 2021 kemarin. Ya cukup kaget dengan anime horor, tapi kesannya tidak horor. Nanti akan saya ulas.

Anime ini memiliki total episode sebanyak 12. Padahal saya harap ini memiliki setidaknya 24, tapi anime ini bukan seperti Boku no Hero yang memang seharusnya memiliki 24 episode.

Anime ini diproduksi oleh studio Passione. Mungkin cukup asing, begitu juga saya yang kurang tahu anime hype apa yang sudah mereka garap. Anime Mieruko-chan ini bergenre komedi, horor, dan supernatural.

Anime Mieruko-chan bersumber dari manga. Jadi jika semisalkan ingin mengetahui kelanjutannya, bisa dibaca di web atau membeli komiknya sendiri (tidak tahu apakah sudah ada dalam bahasa Indonesia atau belum).

Baiklah, langsung saja masuk ke dalam inti artikel ini, yaitu tanggapan saya tentang anime Mieruko-chan. Saya maksimalkan untuk sedikit spoiler.

Sinopsis

Mata Miko Yotsuya berair saat dia terpaku pada satu tempat di teleponnya - dia mengabaikan moster mengerikan dan lainnya yang ada di wajahnya, mengucapkan kata-kata yang mengganggu : "Bisakah kamu melihatku?" 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun