Mohon tunggu...
Aldy Rhenaldy
Aldy Rhenaldy Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa UPI

Aldy Rhenaldy 1805590 Pendidikan Khsus

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

KKN Tematik UPI 2021: Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu

17 Oktober 2021   16:50 Diperbarui: 17 Oktober 2021   17:00 58 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Pada tahun 2016 UNESCO pernah melakukan penelitian yang menunjukan bahwa kebiasaan membaca di Indonesia masih tergolong sangat rendah. Hasil studi berjudul "The World's Most Literate Nations" menyebutkan, Indonesia berada di peringkat ke-60 dari 61 negara.

Selain itu, PISA pernah melakukan survey yang dirilis OEDC pada tahun 2019, yang menyatakan bahwa tingkat literasi Indonesia berada di peringkat 10 terbawah dari 70 negara.

Total jumlah bahan bacaan dengan total penduduk di Indonesia memiliki rasio nasional 0,09. Yang berarti dari satu bahan bacaan ditunggu oleh 90 orang penduduk di Indonesia setiap tahunnya, sehingga Indonesia memiliki tingkat terendah dalam indeks kegemaran membaca.

Menyikapi hasil tersebut, UPI menggelar Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertemakan "Mengembangkan Literasi dan Rekognisi Merdeka Belajar Kampus Merdeka - Pusat Prestasi Nasional". Yang di mana KKN ini diikuti oleh sekitar 6000 mahasiswa yang dibagi kedalam beberapa kelompok besar dan kecil.

Karena pandemi belum selesai sepenuhnya, pelaksanaan KKN ini masih dilaksanakan secara daring yang bertempatkan di lingkungan domisili masing-masing mahasiswa. KKN ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Sptember 2021.

Mahasiswa UPI Program Studi Pendidikan Khusus bernama Aldy Rhenaldy menjadi salah satu peserta pada program KKN ini dengan dampingan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Didik Priyandoko, M.Si. Aldy melaksanakan KKN tersebut di SLB Negeri Pembina Sumedang yang beralamatkan di Jl. Margamukti, Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

Program yang diambil pada KKN ini meliputi program wajib (Literasi Baca Tulis, Numerasi dan Sains) dengan satu program pilihan yaitu Literasi Digital. Program Tersebut memiliki sasatan yaitu 2 orang guru, 10 orang siswa dan 10 orang tua siswa.

Selama KKN berlangsung, sekolah tersebut sudah melaksanakan PTM terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat, sehingga kegiatan KKN ini kebanyakan dilaksanakan secara tatap muka langsung dengan siswa. Siswa di sekolah tersebut biasanya memiliki waktu 20 menit untuk melakukan literasi baca, tulis maupun numerasi sebelum masuk ke mata pelajaran.

Media yang dipakai dalam pelakaanaan KKN ini berupa poster bacaan, soal matematika dan cerita pendek yang telah didisain untuk anak tunarungu dari kelas 3-5 Sekolah Dasar. Selain itu, kegiatan literasi di sekolah tersebut biasanya menggunakan media majalah dinding yang dibuat semenarik mungkin untuk menarik minat baca siswa.

Kegiatan KKN yang telah dilaksanakan oleh Aldy tersebut banyak mendapatkab respon postif baik dari siswa, guru, maupun orang tua siswa. Dengan telah dilaksanakan program KKN ini, diharapkan bisa memberikan dampak baik bagi semua kalangan.

Mohon tunggu...

Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan