Mohon tunggu...
Aldentua S Ringo
Aldentua S Ringo Mohon Tunggu... Pengacara - Pembelajar Kehidupan

Penggiat baca tulis dan sosial. Penulis buku Pencerahan Tanpa Kegerahan

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Kasus Pelecehan Seksual Disetop, Akan Ada Skenario Baru Ferdy Sambo?

13 Agustus 2022   07:46 Diperbarui: 13 Agustus 2022   09:00 302
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hukum. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Kasus Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Dihentkan,  Akan Ada Skenario Baru Ferdy Sambo?

Polisi setop usut kasus dugaan pelecehan seksual Putri Candrawathi. Mabes polri resmi menghentikan pengusutan atas kasus dugaan percobaan pembunuhan dan dugaan pelecehan seksual dengan terlapor Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J (CNN Indonesia, Jumat 12 agustus 2022).

Ada dua laporan yang dibuat di Polres Metro Jakarta Selatan dengan LP 368A VII 2022 SPKT Polres Metro Jakarta Selatan, pelapornya Martin Gabe, terlapor Brigadir J dengan percobaan pembunuhan kepada Bharada E.

   "Pada laporan ini tempatnya di Jakarta tanggal 8 Juli 2022 sekira pukul 17.00 WIB bertempat di Komplek Duren Tiga, Jakarta Selatan," kata Brigjen Andi Rian.

Laporan kedua dengan no LPB 1630 VII 2022 SPKT Polres Metro Jakarta Selatan pada 9 Juli 2022 tentang kejahatan terhadap kesopanan dan atau memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan atau kekerasan seksual.

Waktu terjadinya perkara ini diduga Jumat, 8 Juli 2022 dengan pelapor Putri Candrawathi, korbannya juga sama, dengan terlapor Nopriansyah Yosua Hutabarat.

Setelah dilakukan gelar perkara, polisi menghentikan pengusutan perkara tersebut karena tidak ditemukan tindak pidana.

Memang harus diingat bahwa pengakuan Ferdy Sambo yang mengatakan bahwa perencanaan pembunuhan ini sudah dirancang sejak di Magelang setelah mendapat laporan dari isterinya telah terjadi sesuatu yang mengganggu harkat dan martabat keluarga.

Laporan yang dibuat oleh isteri Ferdy Sambo pada tanggal 9 Juli 2022 di Polres Metro Jakarta Selatan, kejadian pelecehan sesksual tersebut terjadi 8 Juli 2022 di Komplek Duren Tiga Jakarta.

Perbedaan keterangan ini tentu menimbulkan kebingungan bagi polisi dan masyarakat. Mana yang benar? Keterangan Ferdy Sambo atau laporan isterinya Putri Candarawathi? Padahal yang mengatur semua ini dan yang memerintahkan Polres Jakarta Selatan untuk membuat itu adalah Ferdy Sambo sendiri.

Apa dampak penghentian ini?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun