Mohon tunggu...
Jejen Al Cireboni
Jejen Al Cireboni Mohon Tunggu... Administrasi - Terus menginspirasi dan berbagi pengalaman

Hidup adalah Perjalanan Cinta, mengisi perjalanan dan menuju perjalanan akan indah jika kita saling berbagi dan dan selalu menjaga hati untuk mengapai Cinta & RidhoNya

Selanjutnya

Tutup

Nature

Melindungi Hasil Panen dari Wereng dan Meningkatkan Produksi Padi

30 Juli 2018   11:53 Diperbarui: 30 Juli 2018   12:25 469
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
efek serangan wereng (dokumentasi pribadi)

Meningkatkan Produksi Padi dan Menjaga Hasil Panen

Meningkatkan produksi padi dan menjaga hasil panen adalah 2 hal yang harus berbarengan, kalau hanya memacu produksi saja akan sia-sia bila malah padi diserang dari atas dan bawah oleh hama dan penyakit tanaman. 

Dalam tulisan ini saya hanya akan membahas hama serangga dan dikhususkan yang diatas tanah dan daun.Seperti sekarang ini di sekitar Cirebon, Wereng Batang Coklat sukses membuat padi kembali kena puso, padahal saat ini bukan musim hujan dan udara tidak begitu sejuk.

Kemungkinan besar terjadi ini karena petani lalai tidak menggunakan varietas padi tahan hama wereng yang lebih dikenal dengan VUTW yaitu Varietes Unggul Tahan Wereng begitu kata Bapak Ir. Sujadih Kangoloh di kediamannya menerangkan tentang kejadian yang menimpa sawah kena serangan wereng ini di blok Pemedelan desa Pekantingan kecamatan Klangenan Cirebon Jawa Barat ini.

Menjaga hasil panen dan meningkatkan produksi panen (dokpri)
Menjaga hasil panen dan meningkatkan produksi panen (dokpri)
Sebenarnya wereng , itu langsung mati kena LIBAS asal itu biotipe 1 , wereng apapun itu baik wereng coklat atau wereng batang coklat, wereng batang butih, wereng loreng dan wereng hijau. 

Dan sebagai pencegahan LIBAS bisa diaplikasikan bareng dengan aplikasi Pupuk Organik cair Murni BIOGAN, sebagai pemacu produksi tanaman pangan dalam hal ini padi.

Jadi kata kakek, 4 orang anak ini bercerita sehebat apapun pemacu produksi tapi kalau bibitnya itu tidak tahan wereng maka akan sia-sia sebab wereng mengetahui dimana padi yang cocok untuknya, dan dalam semalam saja bisa langsung menyerang dan karena wereng batang coklat ini menyedot sari-sari di batang maka seperti vampir yang menghisap darah manusia yang akan lemas begitupun dengan wereng menyedot sari-sari makanan dibatang padi makanya padi akan mati mengering dan kalau banyak yang mengering ini yang dinamakan padi kena puso.

Hama serangan wereng (dokpri)
Hama serangan wereng (dokpri)
Dan usahakan juga melakukan pemupukan  yang berimbang dan tepat, baik kadarnya , wkatunya juga jumlahnya, menurut berbagai sumber kelebihan urea juga menyebabkan tanaman menjadi tidak baik dan malah rentan diserang oleh berbagai hama termasuk hama wereng ini. Juga jangan biarkan air terbenam begitu lama, segera alirkan, dan ingat segera benamkan atau bakar padi yang terkena serangan ini bila tidak bisa diobati. 

Bahkan jangan sungkan untuk segera mengganti persemainan bila di persemaian sudah didatangi oleh wereng. Tapi kalau sudah terlanjur terkena dan ingin terus ya jangan putus asa ayo dicoba lagi.

efek serangan wereng coklat
efek serangan wereng coklat
Dan meski terkana kerdil tapi dengan penggunaan POP Biogan ada perubahan yang baik meski tidak sempurna begitupun dengan pembuahan , POC Biogan juga bisa mengurangi efek dari kerdil hampa. 

Karena Biogan mengandung unsur-unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dan mengandung hormon pertumbuhan dan ketika padi diserang hama , jelas unsur-unsur hara itu disedot oleh hama dan untuk membasmi hamanya bisa menggunakan LIBAS atau peptisida yang lain tapi untuk penyembuhan tanaman padinya pastikan menggunakan POC BIOGAN.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun