Mohon tunggu...
albarian risto gunarto
albarian risto gunarto Mohon Tunggu... Freelancer - kunjungi blog saya : https://tulisankalengbapak2.blogspot.com/

bapak-bapak yang suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Mengintip Anggun dan Megahnya Benteng Pendem Van Den Bosch Ngawi di Akhir Masa Rehab

6 September 2022   13:24 Diperbarui: 6 September 2022   13:31 284 9 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Benteng itu telah kembali utuh

Kusam, seram dan kelam perasaan yang hadir ketika dulu masuk ke dalam benteng ini. Ditambah dengan bau pesing yang menyengat serta suara cicit burung walet yang bersahutan semakin menambah kemistisan suasana. Karena keseramannya pula, membuat Rizal Mantovani memilih tempat ini sebagai lokasi syuting Kuntilanak 3.

Semuanya itu berubah sekarang, setelah beberapa waktu lalu Benteng Pendem ini menjadi salah satu titik Program Rehabilitasi Bangunan Pusaka Benteng Pendem oleh Kemen PU.

para pekerja menuju tempat masing-masing (dok.pri)
para pekerja menuju tempat masing-masing (dok.pri)

Ketika awal dicanangkan saya berharap banyak akan ada perbaikan yang signifikan daripada hanya menjadi sarang burung walet.

Rasa penasaran saya terhadap bentuk setelah rehab terjawab sudah. Hanya satu kata, Megah. Walaupun belum sepenuhnya selesai namun sudah tampak bagaimana dulu Van Den Bosch ketika awal berdirinya.

Teduhnya jalan masuk ke benteng (dok.pri)
Teduhnya jalan masuk ke benteng (dok.pri)

Bersamaan dengan para pekerja yang masuk kerja hari itu, mobil yang kami tumpangi masuk ke dalam kawasan benteng ini.

Teduh yang kami rasakan, ketika masuk selepas gapura besar. Belum ada petugas karcis yang mencegat kami.

Karena parkirannya luas, kami sembarang saja untuk parkir, karena blm ada plang parkir apalagi tukang parkir.

Dari tempat parkir, sudah nampak bangunan berwarna putih. Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika kami datang yang masih tampak "rungsep".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan