Mohon tunggu...
Muhammad Ulil Albab
Muhammad Ulil Albab Mohon Tunggu... Penulis

Hanya Seorang Pengembara Yang Sedang Mencari Makna Kehidupan | Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia | @albabmhd

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Jangan Asal Berpendapat!

6 Mei 2021   10:30 Diperbarui: 17 Mei 2021   11:32 16 1 0 Mohon Tunggu...

Mungkin sudah tidak asing lagi ketika kita mendapati pertikaian antara beberapa pihak, yang mana akar permasalahannya hanya berawal dari perbedaan pendapat terhadap suatu hal. Perbedaan pendapat sendiri pada hakikatnya merupakan sesuatu yang wajar bagi manusia, karena setiap manusia memiliki pola pikir dan cara pandang yang berbeda-beda terhadap suatu hal. Lantas mengapa akhir-akhir ini sering kali kita temukan perbedaan pendapat hampir selalu menjadi akar permasalahan dari setiap pertikaian?

Melontarkan sebuah pendapat sebenarnya merupakan hal biasa, namun mesti diperhatikan dari mulut siapa pendapat tersebut keluar. Semua orang dapat melontarkan pendapatnya terhadap suatu hal, baik itu seorang pakar mau pun orang yang tidak mengerti apa-apa. Di sini letak permasalahannya.

Ketika seorang pakar melontarkan sebuah pendapat, pastinya dia sudah siap untuk bersikap ketika ada pendapat lain yang berbeda. Dia pasti tahu bahwa pendapat yang dilontarkannya belum tentu sepenuhnya benar, karena masih ada kemungkinan pendapat dari orang lain yang lebih layak dianggap benar. Namanya juga pakar, pastinya melihat suatu masalah dari banyak sudut pandang.

Lain halnya dengan orang yang tidak mengerti apa-apa tetapi sudah berani berpendapat, seolah-olah dia melontarkan sesuatu yang tidak beralasan. Apalagi jika dia sudah merasa paling ahli dan paling benar terhadap suatu hal, ujung-ujungnya dia akan menjatuhkan pendapat orang lain yang berbeda dengan pendapatnya. Ini lah yang menjadi awal mula sebuah pertikaian.

Patut kita cermati sebuah kutipan menarik berikut:

"Jika orang yang tidak tahu apa-apa hanya diam saja, pasti akan gugur pertikaian."

Karena itu, seyogianya kita cukup berpendapat pada suatu hal yang memang kita layak untuk berpendapat pada hal tersebut. Jangan asal berpendapat pada hal yang hanya sekilas kita mengerti karena hal itu bisa memicu pertikaian!

Jika kita ingin berpendapat terhadap suatu hal yang mana kita belum menjadi pakar pada hal tersebut, cukup kita melontarkan pendapat sebatas apa yang kita mengerti saja dan tidak perlu berlebihan, apalagi sampai merasa paling benar. Namun sebaiknya memang kita serahkan saja pada orang yang layak untuk berpendapat pada hal tersebut.

Serahkan masalah agama pada pakar keagamaan, masalah ekonomi pada pakar ekonomi, masalah politik pada pakar politik, dan masalah-masalah lainnya pada pakarnya masing-masing. Jika kita sudah menyadari hal ini, pertikaian di antara kita bisa dicegah. Ada atau tidaknya sebuah pertikaian, semuanya berada di tangan kita sendiri, apakah kita akan menjadi pemicunya atau menjadi pencegahnya?

Semoga Allah selalu memberikan hidayah kepada kita semua dan menunjukkan kita jalan menuju kebenaran. Amin.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x