Mohon tunggu...
Alan Budiman
Alan Budiman Mohon Tunggu...

Pemilik akun ini pindah dan merintis web baru seword.com Semua tulisan terbaru nanti akan diposting di sana. Tidak akan ada postingan baru di akun ini setelah 18 November 2015.

Selanjutnya

Tutup

Politik Artikel Utama

Menertawakan Tol Laut

7 November 2015   11:48 Diperbarui: 8 November 2015   23:30 35977 50 62 Mohon Tunggu...

[caption caption="Ilustrasi | Kompas.com/Darwiaty H Ambo Dalle"][/caption]Salah satu janji kampanye Presiden Jokowi adalah tol laut. Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan di seluruh nusantara demi tercapainya kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok, selain itu juga agar tidak terjadi disparitas harga antar wilayah.

Sebenarnya sudah sejak Mei lalu program tol laut ini beroperasi, yang pertama adalah trayek Lampung Surabaya. Namun baru-baru ini kembali hangat diperbincangkan oleh kaum Salawi dan manusia dua dimensi (MDD). Hal ini disebabkan kembali diresmikannya 6 rute baru.

1. Tanjung Perak (Jawa Timur) – Tual (Maluku) – Fakfak (Papua Barat) – Kaimana (Papua) – Timika (Papua) – Kaimana – Fak-Fak – Tual – Tanjung Perak

2. Tanjung Perak – Saumlaki (Maluku) – Dobo ­(Maluku) – Merauke (Papua) – Dobo – Saumlaki – Tanjung Perak

3. Tanjung Perak – Reo (Nusa Tenggara Timur/NTT) – Maumere (NTT) – Lewoleba (NTT) – Rote (NTT) – Sabu (NTT) – Waingapu (NTT) – Sabu – Rote – Lewoleba – Maumere – Reo – Tajung Perak

4. Tanjung Priok (DKI Jakarta) – Biak (Papua) – Serui (Papua) – Nabire (Papua) – Wasior (Papua Barat) – Manokwari (Papua Barat) – Wasior – Nabire – Serui – Biak – Tanjung Priok

5. Tanjung Priok – Ternate (Maluku Utara) – Tobelo (Maluku Utara) – Babang (Maluku Utara) – Tobelo – Ternate – Tanjung Priok

6. Tanjung Priok – Kijang (Kepulauan Riau) – Natuna (Kepulauan Riau) – Kijang – Tanjung Priok

Kaum Salawi dan pengikut setan Jinru kembali bersorak, harap maklum mereka ini memang tidak pernah suka melihat Indonesia semakin maju. Jadi apapun yang dilakukan pemerintah, sekalipun perbaikan pelayanan, tidak akan pernah diapresiasi oleh para MDD dan kaum Salawi. Mereka lebih senang Indonesia ambradul agar bisa terus membangga-banggakan negara Turki.

Tol laut yang dijanjikan Presiden Jokowi bukanlah tol di atas laut. Hal ini sudah pernah disampaikan oleh Jokowi saat masih menjadi calon presiden. Namun berhubung MDD dan kaum Salawi ini gobloknya setengah hidup, jadi sekarang mereka tertawa-tawa dan bikin meme yang menurut mereka lucu. Tapi mari sejenak singkirkan para setan-setan propaganda di negara ini. Selanjutnya kita akan bahas apa itu tol laut dan pengertian tol secara bahasa.

Tol laut yang digagas Presiden Jokowi adalah program pemerintah untuk memberi kepastian bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena beliau bukan seperti Pak Mantan yang suka memberi harapan palsu. Kepastian dalam arti dengan adanya tol laut ini kita dapat memastikan adanya kapal yang datang dan berangkat sesuai jadwal secara rutin.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x