Mohon tunggu...
Ainul Hidayah
Ainul Hidayah Mohon Tunggu... pencari ilmu dari Trenggalek

penikmat sastra

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Aku Siapa

30 Oktober 2020   08:47 Diperbarui: 30 Oktober 2020   09:04 54 11 2 Mohon Tunggu...

Karya: Ainul Hidayah

Maaf ,rinduku terlalu ranum jika kau petik hari ini . Bukan kah dulu aku sempat mempertanyakan, tapi tak juga pernah kau hiraukan.

_______________________________________________________

Aku siapa?
Aku hanya sekulum rindu yang tak kau harapkan di ujung penantian. Aku siapa ? hanya sebait bait aksara tanpa pungkas cerita , yang mendambamu selalu dalam syair "semoga" atas diksi yang kau namakan cinta. Aku mungkin juga seperti  buku usang diperadaban ,atau pula sebongkah es yang menghangat diperapian.


Aku kini mulai mempertanyakan rinduku yang sempat kau hadirkan ,yang pada Koda tak ernah kau hiraukan. Aku juga sebatas upacara kenduri yang tanpa pernah kau hadiri. Yang selalu mendamba setiap senyum pada lekuk bibirmu ,pada rona piasmu.


Aku rindu.
Namun Aku ragu.
Karena setiap pelupuk rindumu menjadikan ku selalu pada titik ragu.
Kita adalah dua tepian jalan tanpa pernah menanti adanya persimpangan.
Tapi sungguh aku begitu ragu,sebab sabda cintamu tak menjelma aku.
Lihatlah disini ada rinduku yang membeku dengan semu.
Aku sungguh malu dengan bulan merah jambu. Karena bait rinduku yang terus saja merengek mengharap temu.


  //   Maaf aku sungguh bebal dalam urusan menunggu..  kini saatnya aku pulang untuk menyudahi segala bentuk penantian .//


Suatu ketika pada suatu purnama kutanya "Apakah kau masih sayang?".  "Aku sudah melupakan indahnya rasa sayang " pungkasmu.

Lalu suatu ketika kutemui rinduku tidur telungkup diatas kasur dan mendekur . Pada kelam lampu temaram aku memejam.


Trenggalek, 29 Oktober 2020.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x