Mohon tunggu...
Syailendra Akmal
Syailendra Akmal Mohon Tunggu... Full Time Blogger - fulltime blogger

syailendra akmal farabi hanya seorang blogger muslim beraqidah ahlusunnah wal jamaah dan bermazhab syafi'i yang ingin memberikan manfaat kepada orang lain melalui media blog sebagai sarana dakwah islamiyah. sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat untuk orang lain. salam admin: Blog Akmal Farabi dan Konten Gaptek

Selanjutnya

Tutup

Money

Kemnaker Genjot Pelatihan Vokasi Demi Kualitas SDM yang Lebih Baik

8 Januari 2019   14:32 Diperbarui: 8 Januari 2019   14:35 234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Assalaamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh

Kualitas SDM di negeri kita Indonesia masih tergolong rendah , bisa kita lihat dari masih banyaknya para tenaga kerja yang mengambil pekerjaan tidak sesuai dengan bidangnya. Alhasil pun pekerjaan tidak berjalan dengan maksimal. Kualitas SDM ini juga mempengaruhi terhadap para tenaga kerja baru yang akan melamar kerja misalnya anak yang baru lulus SLTA. Mereka akan sulit mendapatkan pekerjaan jika tidak mempunyai keahlian khusus yang berkompeten dan serius dalam menekuni pekerjaan yang betul-betul sesuai bakatnya.

Seperti yang saya alami dalam hidup ku, setelah saya lulus dari SMK saya sangat sulit dalam mendapatkan pekerjaan. Padahal saya sudah mencoba di berbagai perusahaan dan hasilnya saya selalu belum lolos seleksi ketika proses pemilihan tenaga kerja. Hal ini juga bukan hanya dirasakan oleh saya, pasti sebagian orang juga pernah merasakan masa-masa sulit untuk mendapatkan pekerjaan.

Kualitas SDM benar-benar harus sudah terbukti kemampuan dan skill nya dalam menjalankan pekerjaan dengan baik. Untuk itu perlunya ada sejenis kegiatan pelatihan yang memungkinkan bisa meningkatkan Kualitas SDM di Negara Indonesia kita tercinta ini.

Kementrian ketenagakerjaan (kemnaker) pada 28 Desember 2018 silam telah mengadakan jumpa pers untuk membahas seputar ketenagakerjaan dan Kualitas SDM. Kebetulan saya dan teman blogger turut hadir dalam acara press conference tersebut.

Kemnaker Genjot Pelatihan Vokasi

 Sesuai dengan arahan dan sebagai tindak lanjut dari Bapak Presiden Joko Widodo yang akan memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia pada tahun 2019 yang merupakan tahun terakhir di masa periode pertama pemerintahannya.

Sebelumnya juga bahwa Kemnaker telah menjadikan masifikasi pelatihan vokasi sebagai program prioritas. Kemudian program pelatihan vokasi ini akan lebih digenjot lagi setelah adanya arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo pada tahun 2019 untuk memprioritaskan Kualitas SDM dan pembanguna SDM.

Foto Pribadi
Foto Pribadi
Seiring dengan adanya perkembangan revolusi industry 4.0 dan teknologi digital, menurut mentri ketenagakerjaan persaingan bisnis dan pembangunan yang semula banyak bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam akan berpindah dan bergeser menjadi pada persaingan dan penguasaan teknologi informasi dan kompetensi angkatan tenaga kerja. 

Oleh karnanya disinilah hal yang tepat untuk investasi Kualitas SDM. Sebab mengapa? Karena jika kita bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam itu semua ada masa waktunya , sumber daya alam dapat habis dieksploitasi dan juga dapat menimbulkan problem lingkungan. Berbeda halnya jika kita berpacu pada SDM, investasi SDM itu bersifat dinamis dan tidak akan habis karena waktu atau tak terbatas.

Jika kita melihat persentase dari sisi ketenagakerjaan, Indonesia dihadapkan pada SDM angkatan kerja yang 58,76 persen merupakan tenaga kerja dengan lulusan SD-SMP, serta problem mismatch mencapai hingga 63 persen. Untuk itu peranan pelatihan vokasi merupakan intervensi dalam pembangunan SDM, agar skill dan kompetensi angkatan tenaga kerja Indonesia mampu bersaing.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun