Mohon tunggu...
akhmedz faqotz
akhmedz faqotz Mohon Tunggu... 19170066

Manusia biasa

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Antara Agama dengan Negara

12 April 2020   20:31 Diperbarui: 12 April 2020   21:03 3 0 0 Mohon Tunggu...

Tahukah kalian, kita hidup bernegara tapi juga beragama di Indonesia. Begitu kompleksnya sehingga membuat perbedaan dengan negara-negara barat. Di Indonesia warga tanpa agama atau atheisme dilarang. Itu akan berdampak pada pribadi orang tersebut dan juga lingkungan sekitarnya. 

Agama akan menjadi pedoman kita dalam melakukan segala hal yang berkaitan dengan diri sendiri dan dalam bernegara kita diatur oleh konstitusi yang berlaku di Negara ini. Indonesia penuh keragaman termasuk dalam kepercayaan yang dianut. Tapi tidak menyudutkan pada pemeluk antar agama yang berbeda.

Seperti di zaman Nabi Muhammad Saw dalam melaksanakan system kenegaraan tercantum dalam perjanjian Hudaibiyah dan Piagam Madinah. Dalam perjanjian Hudaibiyah menjelaskan bahwa siapapun yang ingin mengikuti Nabi Muhammad Saw atau mengikuti pemimpin kaum Quraisy diperbolehkan.

Pilihan atas kehendak masing-masing pribadi. Serta dalam piagam Madinah terdapat makna mendalam dalam menjalani kehidupan yaitu segala hal yang dilakukan diatur dalam piagam Madinah yang telah menjadi kesepakatan antar suku di kala itu. Persamaannya terletak pada adanya ikatan agama dengan Negara.

Hubungan Negara dengan agama menjadi suatu yang erat kaitannya di Indonesia. Pluralisme yang berkaitan dengan keagamaan menjadi suatu keniscayaan sautu Negara untuk dilindungi. Konstitusi Indonesia mengambil nilai hidup dari bernegara dan beragama sebagai suatu yang bisa dijadikan pedoman. Hal inilah menjadi faktor untuk meningkatkan kesejahteraan warga Negara dalam hidup bernegara dan beragama.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x