Mohon tunggu...
Rahmad Agus Koto
Rahmad Agus Koto Mohon Tunggu... Microbial cellulose expertise

Aku? Aku gak mau bilang aku bukan siapa siapa. Terlalu klise. Tidak besar, tapi aku punya pengaruh. Memberikan pengaruh kepada komunitas sosial dimanapun aku berada.

Selanjutnya

Tutup

Kandidat Pilihan

Prabowo-Sandi, "The Dynamic Duo"

23 Maret 2019   12:41 Diperbarui: 23 Maret 2019   15:39 0 0 0 Mohon Tunggu...

Dynamic adalah kata yang bermakna positif, bersifat umum, bisa diaplikasikan di berbagai bidang kan ya. Akar katanya, "dunamis" (Greek) yang berarti "tenaga". Orang yang berkarakter dinamis diartikan sebagai orang yang penuh dengan semangat, ide, dan energik sehingga cepat mengambil suatu keputusan, geraknya gesit, mudah dan cepat menyesuaikan diri dengan berbagai keadaan (Oxford/Collins/KBBI).

Dynamic duo?

Ketika pertama kali membaca frase keren ini, yang langsung terbetik di benakku adalah Batman-Robin dan Soekarno-Hatta. Pasangan dinamis yang sangat terkenal di dunia dan yang sangat terkenal di negara kita. Pasangan yang saling melengkapi dan memunculkan suatu kelebihan positif, yang tidak muncul jika masing-masing berdiri sendiri.

Bagaimana dengan Prabowo-Sandi?

Gelar yang disematkan kepada pasangan yang relatif baru ini pertama kali saya dengar dari ucapan Jubir TKN Prabowo-Sandi Gamal Albinsaid dalam suatu acara di satu televisi swasta sekitar seminggu yang lalu. Pemaparannya singkat namun sangat masul akal dan sepengamatanku memang sesuai dengan fakta di lapangan. Bahkan, hal itulah yang menjadi argumentasi dasar sehingga ia mau menerima tawaran menjadi jubir nasional menggantikan Ratna Sarumpaet (Detik).

Prabowo Subianto. Sosok yang dikenal tegas ini terkenal dengan jiwa nasionalismenya yang sangat tinggi. Sangat memperdulikan kedaulatan, kehormatan dan kemandirian negara kita. Perhatian utamanya dalam kenegaraan berada pada ranah yang bersifat fundamental. Gigih berjuang untuk memajukembangkan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

Pemikiran dasarnya ini terungkap dengan sangat jelas dalam bukunya sendiri, Paradoks Indonesia. Beliau cenderung berpikiran konservatif, mewakili kalangan tua. Hal-hal tersebut diantaranya dibuktikan dari perjuangannya ketika memimpin Tim Nanggala Timor Timur (70an), dalam operasi pembebasan sandera Mapenduma di Papua (1996), tidak sungkan-sungkan mendatangi kantor kementerian BUMN menyikapi adanya isu BUMN yang akan dijual (2015), dan dalam usahanya menyelamatkan Wilfrida, TKI di Malaysia yang terancam hukuman mati (2015), serta sukses memajukan olahraga silat Indonesia.

Sandiaga Salahuddin Uno. Sosok yang dikenal cerdas ini terkenal dalam kesuksesannya di bidang kewirausahawanan. Perusahaan-perusahaannya yang bergerak di bidang telekomunikasi, pertambangan dan produk kehutanan, berhasil dikelolanya dengan sukses dan menghantarnya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

Beliau cenderung berpikiran modern, mewakili kalangan muda. Perhatiannya dalam meningkatkan perekonomian rakyat diantaranya sering menjadi pembicara utama dalam seminar-seminar atau kuliah umum mengenai kewirausahaan dan dari konsep One Kecamatan Once Centre of Entrepreneurship (OKE OCE) yang diusahakannya.

Prabowo-Sandi, merupakan pasangan calon pemimpin yang sangat ideal, kompak dan energik. Kekompakan mereka diantaranya bisa kita lihat dari candaan mereka dalam Debat Pilpres Pertama, dimana saat itu Prabowo berjoget dan Sandi memijit-mijit pundaknya. Hal yang kemudian mereka perlihatkan kembali dalam acara Aliansi Pengusaha Nasional yang berlangsung dua hari yang lalu di Jakarta. Selain itu, dalam masa kampanye ini, gerak kerja keduanya juga terkesan dinamis dan selalu mendulang sukses. Dan yang paling utama adalah kesamaan atau kesinkronan visi misi pribadi mereka dalam apa dan bagaimana memajukembangkan Indonesia.

Hal-hal yang telah saya uraikan di atas, menjadi alasan utama saya mendukung Prabowo-Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia di periode 2019-2024. Melalui kelebihan-kelebihan yang mereka miliki, Indonesia yang sama-sama kita cintai ini bisa dengan segera memperoleh perkembangan dan kemajuan yang relatif sangat signifikan, berdasarkan prinsip keadilan dan kemakmuran. 

Semoga kepemimpinan mereka nanti, akan membawa keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia.