Bahasa

Melongok Makna "Share" (2)

29 Juli 2018   19:40 Diperbarui: 29 Juli 2018   20:13 508 0 0

Melongok Makna "SHARE" Bag. 2

(Humor Ahad Malam)

Oleh: Ajun Pujang Anom

Mungkin ada yang bertanya-tanya dimanakah letak "pabrik" share? Hal ini timbul bisa jadi karena pemberitaan di waktu dulu, bahwa aparat hukum berhasil mengendus keberadaan produsen hoax. Tengara adanya produsen hoax tentu berkelindan dengan produsen share. Jangan-jangan mereka satu pabrikan. Meskipun pangsa pasarnya berbeda, hoax dan share, sebenarnya serupa. Cuma bedanya hoax tidak mau gegabah mencantumkan kata share di dalamnya. Dia ingin tampil seperti warta. Ingin nampak faktuil.

Terus pertanyaan lain yang muncul, berapa waktu yang diperlukan untuk membuatnya? Untuk membuat tulisan dengan "panjang" 100 - 200 kata, saya saja menghabiskan 15 - 30 menit. Ini dengan memakai satu jempol tangan kanan dan sedikit mikir. Kalau agak mikir, bisa menelan 60 menit. Padahal tulisan hoax dan share rerata berada di rentang 300 - 500 kata. Apabila mereka menggunakan pola ketik seperti saya dan juga dibebani dengan HOTS, bisa-bisa tembus 300 menit atau setara 5 jam. Bukan waktu yang pendek memang, namun hasilnya menggemparkan. Dan dapat bergaung bertahun-tahun lamanya.

Kok tak ada pertanyaan, "Apakah para pembuatnya itu masih punya hati?" Soal ini, susah jawabnya. Mestinya sebagai manusia tetap punya. Persoalan hatinya sudah berubah warna, lain halnya.

Dan kenapa pula orang-orang yang kita kenal selama ini soleh dan cerdas, kok ya sebelas-dua belas. Sebelas-dua belas gimana? Ikut-ikutan menyebarkan. Mengapa tidak melakukan validasi terlebih dulu? Jawabnya simpel kalau ini. Satu, tertipu. Dua, tidak teliti. Tiga, terburu-buru. Keempat, kurang informasi. Kelima, mudah tergiur. Keenam, malas. Dan masih banyak jawaban yang lain. Silakan, temukan sendiri!

Bojonegoro, 29 Juli 2018