Mohon tunggu...
Lohmenz Neinjelen
Lohmenz Neinjelen Mohon Tunggu... Bola Itu Bundar, Bukan Peang
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

https://gonjreng.com/

Selanjutnya

Tutup

Politik

Kursi Menteri Jokowi Bisa Jadi Sumber Malapetaka?

24 Juni 2019   05:33 Diperbarui: 25 Juni 2019   02:22 0 2 1 Mohon Tunggu...
Kursi Menteri Jokowi Bisa Jadi Sumber Malapetaka?
sumber gambar: news.solopos.com

Kursi menteri Jokowi bisa jadi sumber malapetaka nantinya? 

Mungkin saja ada sebagian pihak yang ngeri atau semacam itu karena selama ini otaknya dijejalkan "narasi lebay", terutama pada masa Pilpres 2019 lalu.

Bahkan sampai sekarang ini masih ada "narasi lebay" tadi, misalnya jika Mahkamah Konstitusi mengeluarkan keputusan yang tidak adil akan terjadi pertumpahan darah.

Ha-ha-ha...selain ada pihak yang merasa ngeri, mungkin saja ada sebagian pihak lainnya yang tertawa geli, karena bingung, tidak adil menurut siapa? Apakah kalau pihaknya yang kalah, maka keputusan itu tidak adil?

Ada-ada saja, seharusnya kalau ingin menyalurkan bakat melawaknya carilah tempat yang sesuai, atau istilah gaulnya "jangan buang hajat sembarang tempat".

Kursi menteri Jokowi sempat memanas belakangan ini dengan adanya isu yang mengatakan Sandi ditawarkan jabatan menteri untuk kabinet Jokowi nanti.

Serius atau melawak? Jangan-jangan melawak dengan penampilan serius?

Masih terkait kursi menteri Jokowi ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan salah satu parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu mengatakan akan menyodorkan sebanyak-banyaknya kader yang dimilikinya untuk mengisi kabinet Jokowi yang akan datang.

Sebanyak-banyaknya? Berapa banyak kader PKB yang akan diserahkan nantinya? Apakah masih belum puas dengan jabatan wakil presiden yang diduduki Ma'ruf Amin?

Kalau bicara soal kepuasan, ada sebagian pihak yang mengatakan politik tidak mengenal itu. Jangankan politik, dalam kehidupan sehari-hari pun merasa tak puas itu ada, dan bisa mendatangkan malapetaka nantinya.

Bukankah parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 lalu bukan hanya PKB? Bagaimana kalau parpol lainnya pun melakukan hal yang sama, berharap kader-kadernya mendapat jatah kursi menteri Jokowi yang banyak? Apakah tidak ribut nantinya, dan akhirnya datang malapetaka itu, karena terjadi perpecahan?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN