Mohon tunggu...
Lohmenz Neinjelen
Lohmenz Neinjelen Mohon Tunggu... Buruh - Bola Itu Bundar, Bukan Peang
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

https://gonjreng.com/

Selanjutnya

Tutup

Politik

Kedunguan Rocky Gerung Sudah Cukup Parah?

31 Januari 2019   16:28 Diperbarui: 1 Februari 2019   09:56 567
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: detik.com

Rocky Gerung dijadwalkan akan diperiksa oleh pihak kepolisian hari ini (31/1/2019) terkait kasus "kitab suci itu fiksi" seperti pernah disinggung pada tulisan sebelumnya - Tak Lama Setelah BTP atau Ahok Bebas -.

"Kita berharap yang bersangkutan hadir karena yang bersangkutan seorang kita hormati, seorang yang cerdas, bapak terpelajar dan mudah-mudahan besok datang untuk memenuhi undangan klarifikasi dari pada Direktorat Krimsus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Seorang yang cerdas, ada kalimat seperti itu diucapkan oleh Argo Yuwono. Pertanyaannya, di mana kedunguan Rocky Gerung? 

Memangnya ada kedunguan Rocky Gerung?

Menurut berita yang ada di sini, Rocky Gerung meminta penjadwalan ulang pemeriksaannya tadi karena sedang berada di Makassar menjadi seorang pembicara.  Ada beberapa pernyataan yang dilontarkannya di sana, tapi apakah semua ini menunjukkan kedunguan Rocky Gerung, bahkan sudah cukup parah?

"Saya berpolitik oposisi untuk diri saya sendiri," kata Rocky Gerung di hadapan hadirin di sana.

Soal Rocky Gerung berpolitik untuk dirinya sendiri, atau beramai-ramai urusannya lah itu. Memangnya siapa yang larang? Tapi kalau ada sebagian pihak yang kagum, terpesona, atau semacam itu atas pernyataannya tadi, tidak tertutup kemungkinan sebagian pihak itu termasuk manusia lebay.

Gitu aja kok kagum? Gitu aja kok terpesona? Hadeuuuh...ke mana aja selama ini?

Menurut Rocky Gerung, dia berdiri sebagai pihak oposisi bukan berarti dirinya pendukung Prabowo-Sandi.

"Di situlah kedunguan petahana bahwa orang oposisi dianggap mendukung Prabowo-Sandi," katanya. 

Apakah ocehannya ini yang menunjukkan kedunguan Rocky Gerung?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun