Mohon tunggu...
Ang Johan Nicholas
Ang Johan Nicholas Mohon Tunggu... Pelajar

Kunci kesuksesan adalah the key of success.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Adaptif

7 Oktober 2019   21:21 Diperbarui: 7 Oktober 2019   21:23 55 0 0 Mohon Tunggu...

Hai! Tak perlu basa-basi. Ada sebuah premis yang menyatakan bahwa hewan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan daripada tumbuhan. Ya, premis tersebut terbukti benar dengan didukung beberapa teori dan fakta yang ada.

Masing-masing organisme tinggal di ekosistem mereka yang unik. Ekosistem ini adalah habitat aslinya. Di sinilah kebutuhan dasar organisme untuk bertahan hidup terpenuhi: makanan, air, tempat berlindung dari cuaca dan tempat untuk membiakkan anak-anaknya. Semua organisme perlu beradaptasi dengan habitatnya agar dapat bertahan hidup.

Intinya, organisme beradaptasi agar dapat selamat dari kondisi iklim ekosistem, pemangsa, dan spesies lain yang bersaing untuk mendapatkan makanan dan tempat yang sama. Adaptasi adalah modifikasi atau perubahan dalam tubuh atau perilaku organisme yang membantu organisme itu sendiri untuk bertahan hidup.

Adaptasi membuat hewan mampu hidup di tempat tertentu dengan cara tertentu. Adaptasi hewan dapat berupa adaptasi fisik, seperti ukuran atau bentuk tubuh hewan, atau cara tubuhnya bekerja. Atau mungkin cara hewan itu berperilaku.

Bagaimana dengan tumbuhan? Tumbuhan pun juga beradaptasi sama seperti hewan. Untuk hidup di banyak habitat yang berbeda, tumbuhan telah mengembangkan adaptasi yang memungkinkan mereka untuk bertahan hidup dan bereproduksi di berbagai kondisi.

Tahukah kamu bahawa semua tumbuhan memiliki nenek moyang yang hidup di darat? Hal ini menunjukkan bahwa tumbuhan yang hidup di air telah beradaptasi dengan habitat berair mereka. Tumbuhan akuatik memiliki bentuk adaptasi dengan tidak menumbuhkan sistem akar yang luas, jaringan pembuluh darah, atau kutikula tebal pada daun. Hal ini membuat tumbuhan akuatik dapat menghemat energi dan materi. Tumbuhan akuatik juga tidak perlu takut untuk tumbang sebab ada daya apung air. Sebagai hasilnya, mereka tidak memerlukan batang berkayu dan akar penahan yang dalam.

Lalu apa yang menyebabkan hewan lebih mudah beradaptasi?

Sederhananya, karena hewan bersifat lokomotif, yang berarti hewan mampu bergerak berpindah tempat. Hal ini membuat hewan lebih adaptif. Ketika ada perubahan yang ekstrem, hewan dengan mudah berpindah tempat untuk bertahan hidup. Berbeda dengan tumbuhan yang bersifat stationary. Tumbuhan tidak bisa berpindah tempat sehingga ketika ada perubahan ekstrem, tumbuhan tak bisa serta merta langsung menyesuaikan.

Daftar Pustaka

-Animal Adaptations - Utah Education Network
-Plant Adaptation - ck12
-Habitat and Adaptation - WWF
-Locomotion - Encyclopedia Britannica

VIDEO PILIHAN