Mohon tunggu...
Nathanegara
Nathanegara Mohon Tunggu... Professional

Nothing

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Mengukur Perut Menahan Selera

14 Januari 2019   16:57 Diperbarui: 14 Januari 2019   16:59 194 11 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengukur Perut Menahan Selera
Foto : Pixabay.com

"Berhenti makan sebelum kenyang"

Sedari kecil saya sudah terbiasa makan tidak berlebihan. Tidak pernah ada keinginan makan semua makanan yang tersaji dihadapan. Saya cuma makan sesuai dengan apa yang saya butuhkan, dengan mengukur perut dan menahan selera yang berlebihan. Tidak ingin tamak memakan semua makanan yang tersajikan.

Itulah cara yang diajarkan orang tua, agar tidak menjadi rakus dan tamak. Apa yang sudah ada dipiring dihabiskan dahulu, baru menambah makanan yang lainnya. Tidak memasukkan semua jenis makanan yang tersaji kedalam piring, agar apa yang dimakan tidak tersisa cuma-cuma.

Nafsu serakah itu bisa dicegah, dilatih dari saat menghadapi berbagai hidangan makanan. Seperti misalnya saat makan direstoran padang, dimana berbagai lauk pauk disajikan diatas meja. Atau disaat menghadiri undangan pesta, dimana disajikan aneka makanan secara prasmanan.

Itulah saatnya mengukur perut menahan selera, seberapa besarkah keserakahan yang kita miliki, apakah kita tergolong orang yang lapar mata, sehingga apa pun diambil, tapi tidak dimakan. Bagi yang tidak tergolong serakah, dia akan mengukur kapasitas perutnya terlebih dahulu, hanya akan mengambil apa yang dibutuhkan perutnya saja.

Tapi bagi yang tergolong serakah, maka dia ambil apa saja yang tersedia. Kalaupun sudah didalam piring, itu pun belum tentu dia makan semua, tapi jangan salah, ada juga yang dimakan sampai habis, meskipun dia sudah tahu kapasitas perutnya tidak mungkin menampung makanan tersebut.

Sangat perlu mengukur perut, agar tahu apa yang patut dan tidak patut. Dengan mengukur perut, tahu batasan kecukupan, tahu yang patut dimakan, dan patut ditinggalkan. Pentingnya mengukur perut, agar bisa menahan selera, dari makan yang berlebihan.

Makan yang Sehat itu, makan yang sesuai dengan ukuran kebutuhan perut, bukan makan yang sesuai dengan nafsu. Dari mengukur perutlah kita terhindar dari kerakusan dan ketamakan. Hanya karena tidak mengukur perutlah banyak orang menjadi berlaku korup, karena tidak pernah merasa cukup.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x