Mohon tunggu...
Aji NajiullahThaib
Aji NajiullahThaib Mohon Tunggu... Freelancer - Pekerja Seni

Hanya seorang kakek yang hobi menulis

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Menjadikan Buku Sebagai Mahkota Penulis?

4 Oktober 2021   08:50 Diperbarui: 4 Oktober 2021   08:53 151 19 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

MENJADIKAN BUKU SEBAGAI MAHKOTA


Saya sepakat dengan ungkapan, "Buku adalah Mahkota Seorang Penulis." Lantas timbul pertanyaan, seperti apa seorang penulis memahkotai dirinya dengan buku?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Mahkota bermakna;  1 hiasan kepala atau songkok kebesaran bagi raja atau ratu: Sri Ratu mengenakan -- emas bertatahkan berlian; 2 ki yang menguasai; raja; 3 ki kekuasaan (atas kerajaan): raja menyerahkan -- kepada putra beliau; 4 gelar orang besar: Datuk Raja --; 5 yang dihargai atau yang dijunjung tinggi: rambut adalah -- wanita; 6 yang dicintai: -- jiwa; 

Dalam konteks buku sebagai mahkota bagi seorang penulis, maka makna mahkota menurut saya lebih tepat adalah makna yang ke 6, yang dicintai: - jiwa.

Buku yang dihasilkan seorang penulis haruslah dicintai, baik oleh pembacanya atau juga bagi penulisnya sendiri. Buku merupakan representasi jiwa dari penulisnya.

Untuk menjadikan buku sebagai mahkota bagi penulis, tentulah harus disiapkan secara cermat dan matang. Baik penampilan buku, maupun isinya.

Penampilan ini bisa diwujudkan pada sampul dan penataan tata letak (layout) isinya. Ini juga tidak kalah penting dengan isinya. Isi buku menjadi sangat penting dikarenakan merupakan jiwa atau ruh dari penulis.

Isi buku yang tidak dipersiapkan dengan baik tentunya akan merusak mahkota seorang penulis. Buku menjadi mahkota bagi seorang penulis, ketika apa yang disajikan sudah dipersiapkan secara matang, dan kandungan isi bukunya diapreasiasi pembaca.

Untuk menjadikan buku sebagai mahkota bagi seorang penulis, persiapkanlah segala sesuatu yang berkaitan dengan menerbitkan sebuah buku.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobi Selengkapnya
Lihat Hobi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan