ainaya sabia
ainaya sabia

bicara adalah bahasa tubuh yang berbunyi, dan menulis adalah bahasa hati yang tak berbunyi

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Ingat!

16 Maret 2019   06:00 Diperbarui: 16 Maret 2019   06:03 24 3 1

Dasar pecandu bernafas

sekali terhirup kamu lupa hirupan yang lain

Kau tak sadar seberapa banyak udara yang bolak-balik melewati rongga-rongga tubuhmu

beralih kamu tak pernah sadar akan kenikmatan desah yang lembut merasukimu

kadang kamu disapa?

tapi tak juga kau menghiraukan apalagi sampai membalas sapa

seharusnya sekat-sekat rumit ini kau nikmati tanpa lupa diri

dasar pecandu bernafas

kau kira itu selamanya?

jangan sampai kesal malaikat dan menyegerakan tugasnya

langit masih biru, dan nafasmu masih itu


nikmati, syukuri tapi jangan lupa diri