AILA Indonesia
AILA Indonesia

Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia adalah aliansi antar lembaga yang peduli pada upaya pengokohan keluarga.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Prof. Euis Sunarti: Lindungi Anak-anak Kita!

6 September 2016   07:47 Diperbarui: 6 September 2016   07:52 321 0 1
Prof. Euis Sunarti: Lindungi Anak-anak Kita!
Prof. Euis Sunarti, Guru Besar IPB Bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga. Dok.pri

Perkembangan zaman semakin dinamis. Karena itu, keluarga harus melindungi anak-anak dari berbagai pengaruh buruk.

“Terlebih lagi dengan semakin meningkatnya kerentanan, ancaman dan risiko yang dihadapi seluruh anggota keluarga, termasuk anak dan remaja sekarang ini,” kata Guru Besar IPB, Euis Sunarti, saat diwawancarai oleh kru media AILA selepas menghadiri perayaan Hari Anak, Remaja dan Keluarga yang diselenggarakan oleh Pemkab Bogor, Kamis (01/09) yang lalu.

Profesor bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga ini menyatakan kekhawatirannya akan kondisi remaja yang semakin jauh dari perlindungan keluarga. “Disinyalir semakin banyak remaja yang ‘lonely in a crowd’, atau merasa kesepian meski di tengah keramaian,” ungkapnya.

Dengan kondisi dunia saat ini, anak-anak dan remaja terpaksa ‘membesarkan dirinya’ sejak lebih dini. Hal tersebut menuntut adanya perlindungan yang kuat dari keluarga. Namun sayangnya hal itu justru semakin berkurang di tengah-tengah masyarakat.

“Perlindungan anak yang terbaik adalah dengan pencegahan dan aktif menciptakan lingkungan yang ramah anak. Ini yang semakin terabaikan. Fungsi perlindungan keluarga malah makin menurun,” tambahnya.

Kasus prostitusi gay yang belakangan ini banyak diberitakan adalah salah satu contoh betapa anak-anak butuh perlindungan. Meski demikian, kasus semacam itu sebenarnya sudah dapat diprediksi.

“Prostitusi gay yang ada sekarang ini sebetulnya sesuatu yang sudah bisa diprediksi, karena terkait kebutuhan berpasangan di antara mereka, yaitu kaum lelaki yang menyukai sesama lelaki. Dan sudah bisa diduga pula bahwa mereka akan menyasar golongan yang lebih muda, mulai dari usia dewasa awal, remaja, bahkan anak-anak,” terangnya.

Karena itu, tak ada lagi alasan untuk mengabaikan ketahanan keluarga. Jika keluarga tidak memberikan perlindungan kepada anak-anak, maka kasus serupa bisa terulang di tempat lain.