Mohon tunggu...
Ahmad Noven Friyandi
Ahmad Noven Friyandi Mohon Tunggu... Seniman - mahasiswa

- Akidah dan Filsafat. Univ. Al-Azhar Kairo - Penikmat musik

Selanjutnya

Tutup

Music Artikel Utama

Belajar Toleransi dari Rhoma Irama dan God Bless

14 November 2019   13:26 Diperbarui: 15 November 2019   11:42 1052
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Penampilan Rhoma Irama dengan Ahmad Albar dalam satu panggung. 31 Desember 1977 (republika.co.id)

Seiring berkembangnya teknologi, kita melihat dunia permusikan mengalami kemajuan. Bermunculan alat-alat musik yang berpadu dengan unsur elektrik. Bermunculan inovasi-inovasi audio. Bermunculan effect dan booster yang dapat mengubah dan memperkuat karakter suara.

Kebutuhan akan effect sekarang sudah menjadi kebutuhan setiap musisi yang bermain elektrik, apalagi musisi rock. Dengan adanya effect dan booster, musik rock semakin berenergi. Kemajuan teknologi ini lah yang tidak bisa dilepas dari perkembangan musik rock.

Dari Amerika, musik rock sempat melanda dunia. Dua band yang punya pengaruh besar dalam penyebaran ini yaitu Rollin Stone dan Led Zeppeline.

Di era 70-an, tak heran hampir semua orang pada waktu itu mengenal band bernama Led  Zeppeline.

Musik rock yang mengglobal pada era itu bisa jadi adalah sebuah ancaman bagi musik tradisional yang ada di seluruh dunia. Apalagi dengan adanya sifat masyarakat yang cenderung konsumtif dengan sesuatu yang "new". Musik rock waktu itu adalah sesuatu yang "new" bagi seluruh dunia.

Kita pun tidak memungkiri bahwa energi yang ditawarkan musik rock memang tidak didapatkan di genre lain. Rock yang "new" pada waktu itu mebuat seluruh dunia mengonsumsinya.

Di Indonesia sendiri, yang waktu itu masih populer dengan orkes melayu, dangdut, keroncong, dan musik tradisional lainnya terancam punah oleh kehadiran musik rock.

Kecintaan masyarakat Indonesia pada musik tradisional semakin berkurang pada waktu itu.,bahkan ada yang fanatik dengan musik rock lalu melecehkan musik tradisional.

Salah satu musisi yang jadi korbanya yaitu Rhoma Irama, sang raja dangdut. Dalam wawancaranya dengan Najwa Shihab, Rhoma Irama atau yang akrab dipanggil "Bang haji" ini mengaku berkali-kali diserang oleh fans fanatik musik rock pada masa jayanya.

Sedangkan yang paling berperan dalam menyebarkan musik rock di Indonesia pada masa itu adalah God Bless. Karya paling fenomenal mereka berjudul Semut Hitam dan Rumah Kita.

God Bless merupakan salah satu band rock yang paling legendaris di Indonesia, masih manggung dan berkarya sampai sekarang. Salah satu lagu mereka yang masih fresh berjudul Damai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Music Selengkapnya
Lihat Music Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun