Ahmad Imam Satriya
Ahmad Imam Satriya Guru

mencintai 4 wanita cantik Rizka, Adzra, Rania, Alida, dan menyayangi satu anak laki-laki ganteng, Yasser! Seorang guru. Pemerhati humaniora. Paling senang berada di tengah keluarga dan di dalam kelas belajar bersama siswa. Pemain bola favorit Mohamed Salah

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Artikel Utama

10 Hal Penting yang Harus Diwaspadai Saat Berkendara di Malam Hari

9 November 2018   11:40 Diperbarui: 13 November 2018   19:58 1191 5 2
10 Hal Penting yang Harus Diwaspadai Saat Berkendara di Malam Hari
Ilustrasi: otomotif.kompas.com

Berkendara di malam hari berbeda dengan di siang hari, karena malam hari itu gelap. Oleh karena itu, kita sebagai pengendara, dalam hal ini saya khususkan kepada orang yang menyetir mobil, harus lebih waspada.  

Dalam kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman tentang beberapa hal yang harus diwaspadai saat menyetir di malam hari.

Pertama, saat tidak ada lampu penerangan di jalan
Saat lampu penerangan jalan tidak ada karena mati listrik atau memang karena belum ada, seorang supir harus eksra waspada, karena tentunya kanan kiri akan terlihat gelap. Mungkin yang terlihat hanya yang ada dihadapan karena sinar lampu mobil kita. Perhatian harus lebih ekstra pada batas jalan kanan dan kiri, termasuk yang di tengah, khawatir laju mobil kita melebihi batas, atau bahkan menabrak pembatas karena gelap. Saya pernah punya pengalaman itu.

Jalan di malam hari, dokpri
Jalan di malam hari, dokpri
Kedua, saat ada motor yang lampunya mati
Malam hari terkadang ada saja motor yang lampunya mati. Kondisi itu tentu mengganggu. Kita tidak menyadari ada motor di sebelah kanan atau kiri karena tidak ada lampu dari motor yang memperlihatkan keberadaannya. Kewaspadaan harus lebih ekstra pada saat kita akan berbelok baik kanan atau kiri atau saat kita akan menepi. Khawatir ada motor tanpa lampu di sana.  

Ketiga, orang menyeberang bukan di jalur yang tepat
Terkadang ada jalan raya dengan lokasi penyeberangan (misalnya JPO) jauh sehingga membuat orang malas menggunakannya. Merekapun lantas menyeberang sembarangan. Pada malam hari pengendara harus ekstra hati-hati terhadap itu. Apalagi jika tidak ada lampu penerangan di jalan.

Keempat, tidak ada pembatas jalan
Ketika jalan tidak ada tanda pembatas atau tidak ada pembatasnya, kita harus tetap bisa menjaga mobil pada jalurnya. Jangan sampai kita tidak sadar sudah keluar jalur bahkan masuk ke jalur yang berlawanan. Kita juga harus waspada terhadap mobil yang hendak menyalip, baik yang datang dari belakang maupun dari arah berlawanan karena mobil bisa jadi akan mengambil jalur lawan.

Kelima, saat lampu jauh mobil menyilaukan mata
Salah satu yang mengganggu ketika menyetir di malam hari adalah saat mobil dari arah berlawanan menggunakan lampu jauh. Terkadang lampu itu menyilaukan sehingga kita kesulitan melihat ke depan. Oleh karena itu, perlu pengertian para supir agar penggunaan lampu jauh disesuaikan dengan kebutuhan.  

Keenam, saat lampu lalu lintas mati
Ketika lampu lalu lintas mati, misalnya yang ada di perempatan jalan, kita harus ekstra waspada, karena kanan kiri akan lebih gelap. Kita harus melambatkan jalan kendaraan kita, sembari menengok kanan kiri, khawatir ada kendaraan melaju kencang.

Ketujuh, saat hujan
Saat hujan turun di malam hari, konsentrasi kita akan terpecah, bukan hanya karena hujan tetapi juga karena gelap, apalagi kalau AC di mobil tidak berfungsi, pandangan akan tertutup embun di kaca. Kita pun akan tambah sibuk karena harus mengelap kaca. Oleh karena itu butuh kewaspadaan.

Kedelapan, saat mobil mogok
Ketika mobil tiba-tiba mogok di malam hari, kita harus ekstra waspada, bukan hanya karena gelap tetapi karena suasana malam yang sepi. Khawatir ada kejahatan mengintai. Oleh karena itu ketika mobil harus berhenti karena ada masalah, carilah tempat yang terang seperti di depan  minimarket atau di dalam area pompa bensi. Jauhi daerah yang gelap dan sepi. Kondisi akan menjadi lebih rumit kalau kita tidak menemukan benkel atau montir yang siap membantu. Waspadalah!

Kesembilan, saat mengantuk
Malam hari sejatinya adalah waktu orang tidur, jadi kemungkinan mengantuk itu cukup besar. Oleh karena itu pastikan badan segar atau segera beristirahat jika mengantuk, luangkan waktu untuk itu.

Kesepuluh, saat menyetir sendirian
Saat kita harus berkendara sendiri di malam hari, kita harus lebih waspada karena tidak ada teman untuk membantu kita sebagai navigator, tidak ada teman berbicara saat melawan kantuk, dan tidak ada teman untuk membantu kita saat mobil mogok atau kesulitan lainnya.

Demikian 10 hal yang menjadi kewaspadaan seorang supir saat berkendara di malam hari. Semoga bermanfaat.