Ahmad Imam Satriya
Ahmad Imam Satriya Guru

mencintai 4 wanita cantik Rizka, Adzra, Rania, Alida, dan menyayangi satu anak laki-laki ganteng, Yasser! Seorang guru. Pemerhati humaniora. Paling senang berada di tengah keluarga dan di dalam kelas belajar bersama siswa. Pemain bola favorit Mohamed Salah

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Menentukan Tanggal Lahiran Sesar

12 Maret 2018   09:15 Diperbarui: 12 Maret 2018   09:31 476 0 0
Menentukan Tanggal Lahiran Sesar
sumber gambar: mbriotraining.com

Alhamdulillah telah hadir di tengah-tengah keluarga kami, seorang anak laki-laki, yang lahir pada 8 Maret 2018 kemarin melalui operasi cesar. Kelahiran dengan tindakan ini dilakukan karena anak kami sebelumnya sekitar 2 tahun lalu lahir dengan cesar. Persalinan normal untuk anak laki-laki kami itu, dianggap terlalu beresiko walau posisi bayi dalam rahim sudah sangat bagus.

Dengan dua kali tindakan cesar, dan dua kali lahiran normal, kami ingin berbagi pengalaman, khususnya tentang menentukan tanggal lahiran cesar. Mungkin apa yang kami alami berbeda dengan yang lain, namun mudah-mudahan bisa menjadi penambah wawasan bagi ibu hamil dan juga dunia kedokteran.

Jauh hari sebelumnya, kami sudah memperkirakan tanggal kelahiran, berdasarkan hitungan minggu yang dihitung sejak awal haid terakhir ibu. Normalnya bayi sangat matang itu adalah 40 minggu, jatuh pada awal April 2018. Untuk cesar biasanya 2 minggu lebih awal, jadi perkiraan  pertengahan Maret. Untuk ke arah sana, mungkin terdengar mudah, tetapi ternyata ada faktor-faktor yang harus dipertimbangkan yang kemudian memengaruhi tanggal kelahiran, sehingga harus diambil tindakan lebih awal.

Berikut ini adalah enam faktor menentukan tanggal lahiran cesar, berdasarkan pengalaman kami.  

Pertama.

Kondisi kehamilan. Kehamilan besar membuat istri cukup payah. Itu yang membuat kami mempertimbangkan lahiran lebih awal. Untuk keselamatan ibu dan bayinya. Tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter.  

Yang diperhatikan adalah bekas jahitan dan tebal rahim. Selain itu kontraksi, apakah ada konstraksi atau tidak. Ketika harus lahir cesar, terasa konstraksi, maka ibu hamil harus waspada. Baiknya segera diperiksa ke dokter. Karena ga bagus kalau ada konstraksi di awal atau masih jauh dari tanggal lahiran.

Kedua.

Hasil USG. USG bisa memperlihatkan keadaan jabang bayi dalam rahim, termasuk kondisi rahim, apakah sudah ada pengapuran atau belum, kemudian kondisi air ketuban, apakah sudah keruh atau belum, apakah masih banyak atau belum. Air ketuban dalam rahim istri sudah berkurang setengah, dan kondisinya keruh. Itu yang membuat kami berfikir operasi lebih awal.

Ketiga

Hari pertama haid terakhir. Hari pertama ini membantu memperkirakan umur jabang bayi dalam rahim. Sebaiknya ibu hamil tidak lupa akan hari ini dan harus dicatat, karena biasanya setiap ketemu dokter selalu ditanya.

Keempat

Di atas 35 minggu. Berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter, paru-paru bayi itu lebih sempurna jika berada di atas 35 minggu. Resiko jika paru-paru belum sempurna adalah napas bayi sesak ketika dikeluarkan dari rahim dan tangisan bayi tidak kencang. Biasanya untuk menguatkan paru bayi yang akan lahiran cesar, disuntik paru sebanyaik 1, 2, atau 3 kali. Tetapi satu saja katanya sudah cukup. Ada yang berpendapat harus 3 kali dengan rentang waktu yang telah ditentukan. Konsultasikan ke dokter bagaimana baiknya.  

Kelima

Besar dan Berat bayi. Besar bayi akan diukur untuk membantu menentukan tanggal lahiran. Begitupula berat bayi juga menjadi syarat lahiran cesar. Bidan kami memberitahu, berat jabang bayi baiknya di atas 2800 gr. Biasanya kalau berat masih dibawah itu, disarankan untuk menaikan berat bayinya terlebih dahulu. Makan ice cream banyak bisa untuk menambah berat badan.

Keenam.

Karakter kehamilan. Dari keempat anak kami ternyata ada persamaan bahwa lahiran anak kami biasanya pada umur bayi 37 miinggu. Pada umur tersebut ibu sudah merasakan kontraksi. Nah kondisi ini mungkin berbeda dengan yang lain. Bisa jadi sesuai teori umum bisa juga ga.

Itulah keenam faktor yang memengaruhi tanggal lahiran cesar anak kami. Alhamdulillah saat ini ibu dan bayi sehat, namun kami harus memperhatikan apakah bayi kuning atau tidak karena bayi yang lahir cesar ada kemungkinan kuning. Itu terjadi pada anak kami sebelumnya yang harus dirawat karena kuning. Mudah-mudahan yang ini sehat.

Saran saya, terus berkonsultasi kepada dokter untuk mengurangi resiko lahiran cesar sehingga tindakan yang akan dilakukan aman, sehat, dan nyaman.

Sekian.