Mohon tunggu...
Ahmad AufalMarom
Ahmad AufalMarom Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Ahmad Aufal Marom Perbankan Syariah Gapapa pusing yang penting bisa bernafas

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Penanaman Sikap Identitas Nasional Sejak Dini

6 November 2022   10:59 Diperbarui: 6 November 2022   11:13 96
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Bicara tentang identitas nasional perlu diketahui bahwa semua negara di dunia hampir semuanya berjuang untuk mencapai atau dapat memperoleh identitas nasional dimana perjuangan tersebut tidak semata mata perjuangan sehari atau pun dua hari perlu bertahun tahun bahkan sampai beratus - ratus tahun untuk mencapai atau mendapatkan identitas nasional. 

Dengan adanya identitas nasional membuktikan bahwasanya negara tersebut diakui oleh negara - negara lain di dunia oleh karena itu identitas nasional itu sangatlah penting karena dengan adanya identitas nasional yang jelas menunjukkan bahwasanya negara itu memiliki identitas sendiri yang berbeda dengan negara lain di dunia. 

Seluruh negara dunia kembali lagi dalam mencapai identitas yang dimaksud butuh perjuangan yang tidak hanya menguras keringat tapi juga menguras waktu dan tenaga. Seperti contoh indonesia butuh wakti lama untuk mencapai yang namanya identitas nasional mereka berjuang melawan penjajah dari berbagai negara mulai perancis, jepang bahkan belanda yang kurang lebih menjajah indonesia selama hampir 3,5 abad.

Dimana pada saat itu rakyat indonesia sangat sengsara dengan penjajahan yang dilakukan oleh Belanda di mana mereka dipaksa bekerja tanpa upah mulai dari pagi sampai malam setiap hari Itupun mereka jalani dengan ikhlas karena mereka tahu bahwa negara mereka sedang dijajah oleh belanda yang ingin menguasai rempah-rempah yang ada di Indonesia karena pada saat itu indonesia dikenal dengan keragaman rempah - rempah yang melimpah oleh karena itu mereka bangsa eropa berebut menginginkan hasil dari rempah yang ada di indonesia .

Akhirnya mereka rakyat indonesia yang dinotabenya sedang dalam jajahan pun dipaksa menanam rempah-rempah tanpa di gaji bahkan hasil panennya pun harus disetor ke pengepul dari Belanda yang nilai jualnya tidak sebanding dengan modal atau pengeluaran saat melakukan pertanian tersebut atau perkebunan tersebut.

Hal itu mereka jalani sampai masa penjajahan abis tidak dalam hal pertanian saja pada saat penjajahan banyak dari kalangan masyrakat indonesia yang menjadi budak bagi konglomerat kolonial belanda pada masa itu. Dan dikalangan mereka ada yang masih muda mereka rela tidak merasakan dunia pendidikan karena kalangan keluarga mereka tidak berasal dari kalangan keluarga bangsawan yang dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

Akhirnya mau tidak mau mereka pun harus menjadi budak bagi keturuan kolonial belanda yang terkadang tidak segan menyiksa mereka apabila mereka berbuat kesalahan walaupun itu kesalahan kecil dan sebenarnya dapat di toleransi.

Selain salah satu bukti nyata perjuangan bangsa indonesia untuk mencapai identitas nasional yang masih ada bahkan digunakan sehari hari oleh masyarakat indonesia adalah jalan raya nasional. Dimana jalan itu merupakan proyek dari kolonial belanda pimpinan deandles yang membangun jalan dari anyer hingga ke panarukan jalan itu menjadi saksi bahwa perjuangan masyarakat indonesia pada zaman dahulu sangatlah nyata adanya. Saat pembangunan jalan tidak hanya laki - laki namun kalangan perempuan bahkan anak-anak ikut didalamnya bahkan disaat pembangunan jalan tersebut tidak sedikit yang meninggal karena beberapa faktor seperti kelelahan dan lain sebagainya. Karena mereka dalam mengerjakan semua itu tidak digaji oleh pemerintah belanda yang menyebabkan semakin bertambah kesengsaraan mereka.

Namun disisi itu kita dapat dan seharusnya bangga terhadap perjuangan bangsa terdahulu yang rela berjuang sampai titik penghabisan keringat untuk mendapatkan yang namanya identitas nasional.

Selain itu identitas nasional juga menjelaskan tentang suatu kepribadian dari bangsa tersebut yang membedakan dengan atau dari bangsa yang lainnya. Seperti contoh kita sebagai warga negara indonesia bahwasanya  identitas nasional sangatlah penting karena indonesia memiliki perbedaan suku , ras , budaya , dan agama. Dimana perbedaan itu dapat mengacu atau dapat menyebabkan perpecahan apabila tidak diimbangi dengan sikap toleransi antar kalangan dan tidak menumbuhkan sikap Etnosentrisme atau menganggap budanyanya lebih baik atau lebih unggul dari budaya orang lain. 

Sikap seperti itu jangan sampai terjadi dikalangan kita karena dapat mengancam perpecahan yang dapat menganggu kestabilan negara indonesia. Karena diluaran sana banyak sekali oknum yang berniat untuk membuat negara indonesia yang tentram dan damai sekarang menjadi pecah dimana mereka melakukanya dengan berbagai cara dari segala hal. Seperti contoh dengan mengukuhkan sikap tidak cinta tanah air dan lebih dominan dengan budaya asing dimana hal ini sedang marak terjadi dikalangan remaja indonesia yang lebih dominan mencintai produk - produk luar daripada produk lokal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun