A Syaifudin S
A Syaifudin S Arsitektur

Sy Tahtra | Susah tidur dan susah makan, tapi tenang semua sudah ada obatnya ! Obatnya hanyalah Wanita

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puing | Purnama dan Surya

4 Januari 2019   22:00 Diperbarui: 5 Januari 2019   19:13 97 1 0


PURNAMA DAN SURYA

Oleh : A Syaifudin S

Elok sinarnya tanda kesetiaan

Terpancar setiap detik berjalan

Temani ibu pertiwi yang membutuhkan

agar kelak hilang dari rasa kebencian

 

Andai surya terjatuh

Kegelapan melahap purnama yang rapuh

Hilang kesetiaan, kesatuan, perdamaian,

terbelah berkeping -- keping muncul permusuhan

 

Pernahkah kita mengerti?

Seonggok daging hidup sendiri itu sulit

Apalagi tertumpuk oleh lemak yang melilit

Hidup ini bisa susah jatuh bangun terbirit -- birit

 

Jangan pernah tahu artinya kesepian

Jangan pernah mengerti artinya keramaian

Hingga akhirnya semua harus bersendu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2