Mohon tunggu...
Mohamad Agus Yaman
Mohamad Agus Yaman Mohon Tunggu... Seniman

kreator Prov. Kep. Bangka Belitung

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Menari Itu Melatih Mental dan Jasmani

7 September 2020   09:39 Diperbarui: 7 September 2020   10:18 88 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menari Itu Melatih Mental dan Jasmani
penari Rebang Emas/dokpri

Menari termasuk dalam olahraga yang terbaik, ini menurut saya sebagai koreografer, karena menari adalah olahraga yang menggerakkan seluruh tubuh, mental dan juga pikiran, dari ujung jari tangan hingga ujung jari kaki semua dalam proses melenturkan otot-otot dan persendian, juga membentuk tubuh menjadi ideal, aktivitas fisik ini dapat memperkuat seluruh otot tubuh, termasuk jantung.

Banyak juga penari profesional memiliki tubuh langsing dan lentur, demikian juga penari pria, menjadikan tubuh mereka bagus. Namun tidak dipungkiri juga ada penari pria dan wanita yang saya lihat pada usia tertentu bertubuh besar dan kekar, mereka biasanya bertugas membawa tarian yang menggunakan properti besar. Selain melenturkan tubuh, meditasi dalam tari dapat mengurangi kegugupan atau mengurangi tekanan-tekanan, otak secara alami akan terasa segar.

Menari juga olahraga yang mudah dan simpel, bergerak mengikuti irama, meliukkan tangan, kaki, badan dan kepala menjadikannya lebih fleksibel, memperlancar peredaran darah, dan sebagainya. Rutinitas latihan menari dengan gerakan yang diulang-ulang karena pada proses penghafalan sudah pasti dapat menurunkan berat badan karena keinginan untuk bisa/mampu menjadikan dirinya untuk terus bergerak, keringat menjadikan kulit menjadi lebih segar dan pikiran menjadi lebih tajam. 

Apalagi setelah pementasan 7 menit atau sampai 45 menit akan menjadikan tubuh lebih ringan, namun semua itu tetap diimbangi dengan makanan-makanan yang segar seperti buah, sayuran, air mineral dan yang pasti jauhi rokok.

Selain itu, menari juga melatih mental. Mental ditonton puluhan hingga ratusan orang menjadikan diri terbiasa berdiri dihadapan khalayak ramai, siap menghadapi kritikan dan sebagainya. Mental akan semakin kuat, oleh karena itu kebanyakan seniman lebih banyak cuek dan lebih bersikap masa bodoh serta pandai bicara dan pintar dalam berkreativitas.

Saya mempelajari dari tingkatan pikiran yang ada pada penari-penari saya, ada perbedaan pertumbuhan mental dan jasmaninya dibanding teman-temannya yang tidak melakukan kegiatan/olahraga menari antara anak SD, SMP, SMA dan mahasiswa hingga pegawai swasta.

Perbedaan itu jelas terlihat, anak SD tingkat pertumbuhan pikiran dan tubuhnya 90% akan sangat bagus, ia mengikuti tiap gerakan yang kita ajarkan setiap detailnya hingga lambat laun pikirannya berkembang. Imajinasinya meningkat, pergaulannya menjadi supel dan luwes. Ia bergaul dengan penari-penari sanggar yang berumur diatasnya hingga pengetahuannya cepat berkembang. 

Hal ini dikarenakan pikirannya yang masih bersih/polos menangkap tiap detail gerak dan karakter kakak-kakak tingkatnya dan tidak kaku bila bergaul dengan anak di atas usianya dan bisa jadi ia menjadi lebih tinggi tingkat pergaulannya dibanding teman-teman kelasnya.

Penari dari kalangan anak Sekolah Dasar/dokpri
Penari dari kalangan anak Sekolah Dasar/dokpri

Sedangkan anak SMP sudah mulai terbentuk mentalnya pada pementasan dan tontonan orang ramai, ia sudah mulai bisa menjadi dirinya sendiri saat menari, dan jasmaninya juga selalu terjaga sehat. Pertumbuhan jasmani dan mentalnya bagus dibandingkan anak seusianya yang jarang berolahraga. Ia juga cepat bergaul dengan anak seusianya karena ia berkomunikasi/bergaul dengan kakak-kakak tingkatnya, tak jarang juga ia meniru gaya pakaian, keberanian bicara dari kakak-kakaknya dan tak jarang saya mendapat kritikan dan masukan-masukan dari meraka. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x