Mohon tunggu...
Mohamad Agus Yaman
Mohamad Agus Yaman Mohon Tunggu... Seniman

Penata Tari / kreator tari Prov. Kep. Bangka Belitung

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Sistem Komunikasi Budayawan di Bangka

4 Oktober 2019   09:14 Diperbarui: 4 Oktober 2019   10:02 0 0 0 Mohon Tunggu...
Sistem Komunikasi Budayawan di Bangka
ilustrasi foto by: agus yaman

Ciri khas khusus yang berhubungan dengan komunikasi di antara seniman-seniman dan budayawan di Kabupaten Bangka lebih banyak dilakukan dengan komunikasi kelompok dari pada komunikasi antar personal, karena seniman maupun budayawan belum berada pada fase persahabatan antara dua orang tapi lebih bersahabat pada kelompok-kelompok seniman.

Karena jika seniman/budayawan berada dalam komunikasi kelompok lebih meluas pembicaraannya dan dapat menutupi  rasa sungkannya, namun kebanyakan seniman/budayawan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap seniman jika salah satu senimannya maju dan sukses dalam suatu proyek.

Karena sudah lumrah seorang seniman memiliki tenggang rasa yang tinggi dan memiliki kepekaan yang hebat sekaligus sensitif dalam keberhasilan teman-temannya, karena ini menjadi motivasinya "kenapa aku  tidak bisa?".

Ada kalanya dalam kerjasama/menciptakan sebuah karya besar, para seniman juga merasa saling tidak sejalan dengan ide-ide rekannya, ada kalanya ego dalam penciptaan karya seni itu melonjak, kadang ada juga yang tidak sejalan karena tingkat pendidikannya lebih tinggi atau sudah/lebih banyak pengalaman atau sudah melakukan banyak terhadap seni budaya Bangka atau merasa lebih dari seniman dan budayawan lain.

Namun sampai detik ini hal seperti itu masih jarang terjadi karena seniman/budayawan satu daerah itu memiliki kebaikan di atas rata-rata, apalagi pada seniman dari luar daerah yang berniat memajukan dan mengembangkan seni budaya daerah Bangka. 

Jika hal yang buruk terjadi maka itu baik atau buruknya tergantung dari pandangan masing-masing orang, apakah ia layak memiliki ego demikian atau tidak. Tiap seniman budayawan memiliki kelebihan dan kekurangan, kekurangan sesama seniman/budayawan baiknya ditutupi.

Informasi-informasi dari orang lain mengenai diri yang lain lebih dipercaya dibandingkan nilai posisitf yang telah diperlihatkan seseorang tersebut, dikatakan kalau lebih melihat hasil buruknya dibandingkan hasil baiknya dan meniadakan kepercayaan dan pertemanan. 

Namun jika mereka dipertemukan dalam kerjasama untuk suatu proyek besar, permusuhan/perang dingin pun mencair, dan persahabatan pun selayaknya dinomorsatukan, Sifat iri hati dari seniman lain terhadap keberhasilan mereka baiknya dikubur baik-baik. Seperti yang kita ketahui,  tidak ada orang berhasil kecuali apa yang diusahakannya.

Di desa/kecamatan/kabupaten/kotamadya, komunikasi antar seniman budayawan dalam hal bersenda gurau biasa disebut dengan ngulau kawan. Artinya komunikasi dilakukan dengan bercanda (lisan) atau suatu pesan dari satu orang ke orang lain seperti kelakar disengaja maupun tidak disengaja asalkan dapat saling menyenangkan hati. 

Inilah salah satu cara seniman dan budayawan Bangka dalam mencairkan tiap suasana tiap bertemu untuk menghilangkan pengalaman-pengalaman buruk yang telah terjadi dan untuk menyegarkan suasana ke depan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN