Mohon tunggu...
Pace Imbiri
Pace Imbiri Mohon Tunggu... Nelayan - Santai

Sederhana baik adanya

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Hanya ada di Papua, Apaan Sih?

1 Agustus 2021   21:31 Diperbarui: 2 Agustus 2021   06:02 52 4 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Hanya ada di Papua, Apaan Sih?
travel.kompas.com

Apa jadinya jika tidak ada sisir untuk merapikan rambut? Tidak ada sisir maka tidak ada rambut. Ya untuk apa ada sisir jika tak ada rambut, tak bisa dibayangka 7,7 miliyar penduduk bumi baik cewek dan cowok pada gundul alias botak plontos, hehe. Satu kata alien, ya mirip alien dari zonah laik huni diantara bintang. Woi balik, terlalu jauh ke se-juta tahun cahaya.

Ngomongin rambut ya tentu rambut selain sebagai pelindung dari sinar matahari, apa bila ditata dapat  memberi kesan positif dan diyakini sebagai jimat yang mempunyai daya tarik terhadap lawan jenis. 

Proses menata rambut tidak dapat dipisahkan dari sisir, disini sisir merupakan komponen penting yang gak dapat dipisahkan dari penampilan baik cewek maupun cowok. Kalau yang belang-belang si tauhnya biasa make garukan, canda garuuk..!

Sebelum sisir moderen menjadi tren, ..jaman dahulu kala semua negara hidup dalam perdamian, kemudian semua berubah ketika negara api menyerang lalu..? loh loh koc nyasar ke the legend of Aang, hehe. 

Dilangsir dari asal usul  sisir yang di tulis widi mengambarkan bahuwa sisir telah dikenal ribuan tahun sebelum masehi oleh peradaban mesir dan bangsa cina. 

Tidak menutup kemungkinan pengaruh dominasi barat yang berdampingan dengan cina di masanya berujung pada terjadinya transfer teknologi tradisional, termasuk sisir di zona dagang yang mencangkup pulau-pulau di Pasifik.

Jika bangsa cina peradaban mesir dan kebudayaan persia mempunyai sisir dari gading gaja batu dan kayu, Papua-Indonesia mengenal sisir yang terbuat dari bahan alam yang dikenal dengan sebutan akrab sisir bambu, sisir tradisional ini menggunakan bahasa lokal  yang memiliki sebutan khas tersendiri di tiap suku di Papua.

forum.idws.id 

(Sisir tradisional dari Papua, telah melalui proses kerajinan)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x