Mohon tunggu...
Agus Prasetyo
Agus Prasetyo Mohon Tunggu... Guru - Guru

Selalu bersyukur atas segala nikmatnya.....

Selanjutnya

Tutup

Musik

Aransement Gendhing Monggang

5 Desember 2021   04:59 Diperbarui: 5 Desember 2021   05:07 48 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Musik. Sumber ilustrasi: PIXABAY/Free-photos

dalam bahasa musik, aransement dikenal sebagai bentuk pola permainan tertentu yang sudah ada dan dikemas kembali dalam pola yang lebih menarik tanpa menghilangkan esensi atau isi baku dari permainan musik itu sendiri. dari tulisan ini penulis akan mencoba mengupas sedikit tentang pola permaianan melodi gamelan monggang yang terdiri dari 4 nada, yaitu nada 1 (ji) 6 (nem) 1 (ji) dan 5 (mo). 

penyajian gendhing monggang tradisi biasanya menyajikan pola tabuhan 1 6 1 5 secara berulang-ulang dari awal hingga akhir sajian gendhing/musik. dari sajian musik ini sebut saja danis sugianto, beliau adalah seorang seniman jawa sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi seni yang ada di indonesia.  setelah melakukan pengamatan yang cukup mendalam dari sajian melodi gendhing monggang, danis sugianto selanjutnya mencoba untuk merepresentasikan pola permainan gendhing monggang tradisi menjadi satu sajian gendhing/musik yang menarik. 

sajian melodi gending yang awalnya hanya 1 6 1 5 diaransement kembali menjadi 1 3 5 1  3 5 6 5  4 2 7 1  2 3 5 6  7 5 6 5  4 3 2 1  (sebagian melodi). konsep kempyung dalam bahasa jawa yang berarti menggabungkan dua nada yaitu nada 5 (mo) dan 1 (ji) untuk menghasilkan suara yang khas dan menarik tanpa menghilangkan karakter atau ruh dari sajian gendhing monggang itu sendiri. selanjutya danis sugianto mencoba membuat konsep garap yang dinamakan dengan konsep pertumbuhan. konsep ini bekerja dengan cara melebarkan susunan melodi/nada lain dan tetap menjatuhkan nada 1 (ji) pada ketukan akhir kalimat melodi. hal tersebut tentunya membuat sajian gendhing monggang yang awalnya terkesan monoton kini dapat terdengar lebih segar dan variatif. 

sedikit tulisan ini penulis buat semata-mata hanya untuk bahan refleksi, informasi dan sebagai obat rindu dari salah satu karya yang beliau (danis sugianto) ciptakan. mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan dari tulisan ini. terima kasih.......   

Mohon tunggu...

Lihat Konten Musik Selengkapnya
Lihat Musik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan