Mohon tunggu...
Esdi A
Esdi A Mohon Tunggu... Administrasi - write like nobody will rate you

Robbi auzi'nii an asykuro ni'matakallatii an'amta alayya, wa alaa waalidayya; ... ya Allah, betapa banyak nikmat karunia-Mu dan betapa sedikit hamba mensyukurinya. | esdia81@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Luhut Mengurus Danau, Sinyal Jokowi Setop PPKM Jawa-Bali?

8 Agustus 2021   21:54 Diperbarui: 8 Agustus 2021   22:21 321 17 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Luhut Mengurus Danau, Sinyal Jokowi Setop PPKM Jawa-Bali?
Jokowi berbincang bersama Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di tepi Danau Toba, 29/7/2019 (kompas.com/ Ihsanuddin).

Belum ada rehat bagi Menko Kemaritiman. Masih menjadi koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut sekarang diserahi tugas menyelamatkan 15 danau prioritas sebagai Ketua Dewan Pengarah. 

Jika kedua tanggung jawab itu dipegang bersama berarti Menko Luhut hebat.

Ada pula kemungkinan Jokowi akan turun langsung; artinya lebih tampil di depan publik setelah sebelumnya dilapis oleh Airlangga sebagai Ketua PEN dan juga Luhut. Seperti yang dikatakan KSP Moeldoko, Jokowi sebagai presiden memegang komando tertinggi penanganan Covid-19 di Indonesia.

PPKM Jawa-Bali sendiri sekarang sudah edisi III. Dimulai 3 Juli lalu berarti PPKM di pulau paling padat di Indonesia ini berlangsung 1 bulan lebih. Jika ditambah 1 minggu berarti jadi 1,5 bulanan. 

Apakah ada hasilnya?

Sejauh ini angka positif harian masih 30 ribuan. Posisi tengah di antara 5 ribuan sebelum menanjak dan 50 ribuan pada kondisi puncak. Angka kematian harian di sisi lain masih sangat berat; masih 1500-an per hari.

Untuk Jawa-Bali sendiri penurunan kasus terjadi signifikan. Wisma Atlet sebagai salah satu indikator kegentingan di ibu kota sudah mulai kosong. Di RS juga angka keterisian kamar pasien semakin turun.

Di Jawa-Bali mereda, di luar sana justru kian menghebat. Jokowi sudah memerintahkan Satgas segera bertindak. Ada 5 provinsi yang mencatat peningkatan di atas 50%.

Grafik kasus harian Covid-19, Agustus 2021, di sejumlah provinsi di luar Jawa mengalami peningkatan signifikan (dok. WHO).
Grafik kasus harian Covid-19, Agustus 2021, di sejumlah provinsi di luar Jawa mengalami peningkatan signifikan (dok. WHO).

Laporan WHO (detik.com, 8/8/2021):

"Lima provinsi mengalami peningkatan 50 persen atau lebih: Gorontalo (118%), Aceh (97%), Sulawesi Tengah (88%), Riau (74%), dan Bengkulu (57%). Oleh karena itu, langkah-langkah pembatasan sosial ketat dan penanganan kesehatan masyarakat (PHSM) harus terus diterapkan di seluruh negeri."

Meningkatnya kasus positif harian di luar Jawa memang sangat urgen ditangani. Perbedaan kondisi geografis, fasilitas kesehatan, dan jumlah nakes dengan Jawa-Bali berpotensi mempersulit pengendalian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...
Lihat Konten Pemerintahan Selengkapnya
Lihat Pemerintahan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan