Mohon tunggu...
Agisha Dwinta P
Agisha Dwinta P Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswa IPB University

Sharing is caring

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Technosocial: Aksi Mahasiswa Fateta IPB Peduli Warga Sekitar Kampus

20 Agustus 2019   18:10 Diperbarui: 20 Agustus 2019   18:22 17
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Siswa/i SDN Babakan Dramaga  01 menunjukkan hasil karya hasil daur ulang sampahnya bersama sektor 3 technof 2019.

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

BOGOR- Sabtu (10/8) Mahasiswa Fateta Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 55 masuk ke desa-desa dan sekolah-sekolah yang berada di sekitar lingkar kampus IPB Dramaga dalam rangka melaksanakan kegiatan Technosocial. Kegiatan ini meliputi wawancara dengan masyarakat mengenai keadaan lingkungannya, pengenalan pola hidup sehat kepada anak-anak tingkat sekolah dasar, serta mengobservasi masalah-masalah yang ada. Sebelum memulai kegiatan, mahasiswa dibagi menjadi beberapa sektor. 

Kami sebagai sektor tiga membagi kelompok kami menjadi 2 kelompok kecil yakni kelompok pengajar di SDN Babakan Dramaga 01 dan kelompok yang berdiskusi dengan ketua RT Sawah Baru. Melalui kegiatan tersebut kami menemukan masalah yang berada di kedua tempat tersebut yakni masalah sanitasi dan pengelolaan sampah.

Masalah Sanitasi

Saat musim kemarau, sumur warga menjadi kering sehingga akses air bersih sulit didapatkan. Anak-anak yang berada di SDN Babakan Dramaga 01 juga terkena dampak dari sulitnya akses air bersih. Fasilitas berupa kamar mandi dan wastafel sudah tersedia di sekolah ini namun, airnya tidak mengalir. Anak-anak pun merasa kurang nyaman karena dengan tidak adanya air mereka tidak bisa mencuci tangan sebelum makan atau menggunakan kamar mandi. 

Hal ini tentu membuat keadaan sanitasi di lingkungan tersebut memburuk. Menurut Jurnal Internasional untuk Ekuitas dalam Kesehatan, sanitasi berdampak signifikan terhadap kesehatan warga dengan menjadi penyumbang sebesar 88% terhadap kematian anak akibat diare. Hal ini bisa membuat domino effect dari sanitasi yang buruk hingga mewabahnya penyakit di lingkungan dengan sanitasi buruk. Maka harus ada pergerakan dalam usaha meningkatkan ketersediaan pasokan air bersih dengan membuat sistem daur ulang air yang baik.

Masalah Sampah

Pengelolaan sampah di sekitar RT Kampung Baru dan SDN Babakan Dramaga 01 masih belum baik. Tempat sampah yang tersedia tidak cukup untuk menampung sampah yang ada dan belum ada sistem pemilahan sampah yang baik. Di sekitar lingkungan RT Kampung Baru masih ada sampah yang tidak dibuang pada tempatnya. 

Sampah-sampah tersebut berpotensi menjadi sumber penyakit serta menyumbat saluran air yang menyebabkan luapan air ketika musim hujan tiba. Luapan air tersebut beresiko membahayakan pengguna jalan serta membuat lingkungan di sekitarnya menjadi rawan terkena penyakit. Hal ini dapat diatasi dengan kerjasama antara pihak pemerintah, instansi, serta warga sekitar dengan membuat sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Seperti adanya bank sampah serta penyediaan fasilitas tempat pembuangan sampah yang telah dipilah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun