Agil Nanggala
Agil Nanggala Mahasiswa

Semangat Meritokrasi

Selanjutnya

Tutup

Politik

Pendidikan Politik, Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemimpinan

1 Januari 2018   09:47 Diperbarui: 1 Januari 2018   11:07 456 0 0

Mahasiswa memiliki amanah yang sangatlah besar, hal tersebut merupakan rahasia umum yang memang sudah diketahui publik dan elemen masyarakat lainnya, itu dikarenakan mahasiswa tidak lepas dari tanggung jawab sosial, moral dan sebagai generasi penerus bangsa, yang diharapkan bisa membawa negaranya ke arah yang lebih baik lagi, tidak bisa kita mungkiri begitu berat beban mahasiswa, jika mahasiswa tidak mempersiapkan dirinya, sebagai calon pemimpin bangsa, maka dapat dipastikan bangsa ini akan terjadi krisis kepemimpinan, karena tidak ada figur yang siap mental dan fisiknya untuk memimpin sebuah bangsa kearah yang lebih baik lagi, di dalam permasalahan ini tentu banyak sekali jalan keluarnya, tergantung apakah mahasiswa tersebut mau untuk merubah dirinya ataukah tidak, mahasiswa sebagai agen perubahan tentulah harus sadar akan proses dan dinamika, dimana proses dan dinamika membantu mahasiswa untuk beranjak dewasa dari pengalaman yang membuat mahasiswa akan semakin menjadi mahasiswa yang matang, dalam artian sudah bisa memimpin dirinya sendiri, jangankan memimpin sebuah bangsa, tetapi memimpin dirinya sendiri belum berhasil, bagaimana mahasiswa bisa menjadi sebuah agen perubahan jika seperti itu.

Organisasi kemahasiswaan merupakan salah satu jawaban dari bagaimana cara membuat mahasiswa matang, dewasa, menjadi pemimpin bangsa, karena organisasi kemahasiswaan merupakan tempat di mana mahasiswa mencurahkan idealitasnya, pemikiran-pemikiranya, menyalurkan minat dan bakatnya, dan yang paling penting tempat di mana mahasiswa ditempa dan berdinamika lalu berproses, sehingga mahasiswa bisa menjadi semakin matang, dan tentunya siap bahkan dipersiapkan menjadi pemimpin bangsa, karena memimpin bangsa tidaklah semudah membalikan telapak tangan ada banyak sekali permasalahan-permasalahan bangsa yang harus diselesaikan secara tepat, cepat, dan cermat, untuk itulah mahasiswa haruslah belajar sifat kepemimpinan sebaik mungkin untuk mengatasi hal tersebut.

Berbicara mengenai sebuah Negara dan kondisi negaranya, tidaklah bisa lepas dari perpolitikan di dalam Negara tersebut, bagaimana tidak politik pada dasarnya merupakan asal kata dari polis, yang sejatinya merupakan ilmu yang mempelajari tentang Negara, keadaan Negara secara dinamis, untuk itulah dirasa perlu bagi mahasiswa setidaknya mengerti akan politik, konsep ilmu politik, komunikasi politik, hal tersebut bisa diajarkan lewat pendidikan politik langsung di dalam organisasi kemahasiswaan, lewat kegiatan dan keberdinamikaanya. Pendidikan politik ini pada organisasi kemahasiswaan ini memiliki orientasi, mahasiswa dapat setidaknya melek dan mengerti akan konsep serta perilaku politik, cara bermusyawarah, dan terlebih lagi mengamalkan hak dan kewajibannya sebagai warga Negara yang baik, dan tentunya mengamalkan pancasila sebagai dasar Negara, hal tersebut dapat dipelajari mahasiswa dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaannya.

Maka dapat dikatakan sudah saatnya, organisasi mahasiswa memang haruslah berorientasi mencetak mahasiswa yang bisa memimpin bangsa melalui pendidikan politik, karena sejatinya pendidikan politik itu penting bagi mahasiswa, yang merupakan generasi harapan penerus bangsa, karena untuk mengenali hak-haknya dalam upaya berpartisipasi, dan berdemokrasi seperti mengutarakan pendapat, bergotong-royong, bermusyawarah, di sinilah mahasiswa dapat berlajar sesuai koridornya dan sesuai hukum yang berlaku, karena proses pembelajaran merupakan sebuah hal yang lumrah mahasiswa bisa benar dan juga salah, tetapi jangan sampai sebuah proses pembelajaran saja, tentu hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi bahkan rekomendasi kepada mahasiswa agar lebih baik lagi kedepannya,  dan pada akhirnya mencetak mahasiswa-mahasiswa yang secara fisik dan mental siap memimpin bangsa, oleh karena itulah pendidikan politik ini dirasa tepat dipelajari di dalam organisasi kemahasiswaan. Berproseslah menciptakan pengalaman dan kenangan membuat sejarah hidup kita.