Mohon tunggu...
Afrizal Ramadhan
Afrizal Ramadhan Mohon Tunggu... Penulis

Bekerjalah pada keabadian

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Padamu Ibu

22 April 2021   07:04 Diperbarui: 22 April 2021   07:08 21 1 0 Mohon Tunggu...

Ruang sepiku

Menjadi-jadi nirwana dewi

Satu dan selamanya dewi abadiku

Ibu

Mendengar tetes yang lirih

Memeluk jantung dan hati sepiaku

Biar sekali kurasa bergetar gelombang mati

Sejak waktu masih kecil lugu

Cinta dalam hidup, hidup dan matiku

Ibu, menyayangimu dalam kata yang tanpa

Mencintaimu dari kata yang paling makna

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN