Mohon tunggu...
Afni Handayani
Afni Handayani Mohon Tunggu... Mahasiswi Tasawuf dan Psikoterapi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Pembelajar Sepanjang Hayat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi: Kisah Tanpa Judul

29 Juni 2020   19:43 Diperbarui: 30 Juni 2020   21:35 135 24 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Kisah Tanpa Judul
Ilustrasi berdoa/ (sumber: pxhere.com)

Yang tertinggal tidak melulu soal kenangan, tidak melulu soal rasa.
Pendaran harapan bersinar ketika semua usai.  
Selesai dengan kata usai dan selamat tinggal. 

Tidak melulu soal kemarahan dan tidak melulu soal melupakan.  
Semua tentang memaafkan, maaf kepada diri sendiri.  
Ada celah yang akan terasa indah dalam berserah. 

Daripada terus riuh bergemuruh dalam relung dada.
Mengurai tenun benang luka akan menjadi pereda.  
Untaian demi untaian, akan menjadi satu lapisan.

Apa iya akan ada dendam? entahlah  
Apa iya akan ada kebencian? pastinya  
Apa iya akan ada kehilangan? tidak akan.

Dendam, kebencian dan kehilangan akan hadir dalam lingkaran
Entah itu dalam kehidupan ini atau yang akan datang
Penonton terlalu gembira dengan semua yang berkisah 

Riuhnya, gemanya dan segalanya akan jadi penanda
Bahwa penepuk paling kencang adalah dia yang terabaikan.
Mari sudahi kisah tanpa judul ini.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x