Mohon tunggu...
Arfi Nurafifa
Arfi Nurafifa Mohon Tunggu... Arfi nurafifa
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Arfinurafifa

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Aliran Materialisme dan Tokoh-tokohnya

17 April 2020   16:00 Diperbarui: 17 April 2020   15:57 107 0 0 Mohon Tunggu...

Materialism berawal dari kata material yang berarti semua yang terasa dan terlihat oleh panca indra,isme sendiri dapat diartikan sebagai pemikian ,jadi meterialisme dapat diartikan sebagai suatu aliran yang mempunyai pemikiran tentang segala sesuatu yang Nampak yang masih terlihat dan terasa oleh mata adalah relitas sesungguhnya,diluar suatu yang terlihat itu masih di tiadakan.

Merterialisme diambil dari bahasa inggris yang berarti  materialism,ajaran ini menekankan keunggulan factor – factor material atas yang spiritual dalam metafisika,teori nilai,fisiologi,epistemology atau penjelasan historis.

Materialism dianggap sebagai teori dan metode adalah salah satu aplikatif dari materialisme itu sendiri,materialisme sebagai teori menyangkal adanya kenyataan roh.sedangkan materialism sebagai metode mateialisme sebagai pembuat sementara abstraksi dari yang immaterial.lalu ia mencoba untuk menjelaskan yang immaterial berdasarkan kondisi – kondisi materialnya.yang dmaksud dengan materi disini bukan materi yang menyangkut materi ruang dan waktu  melainkan juga apa yang lebih rendah dibandingkan dengan apa yang lebih tinggi.

Lantas yang jadi pertayaan sekarang ini apa interaksinya antara materialis dengan ilmu-ilmu materialis lainnya?

Dalam proses interaksi antara materialis dengan ilmu – ilmu khusus ,materialism dan bentuknya mengalami perubahan teori –teori mateialisme munculbersam dengan timbulnya filsafat karena majunya ilmu pengetahuan dalam astronoomi ,matematika, dan bidang idang ilmu lainnya.
Segi umum materialis kuno adalah pengakuan adanya materialitas dunia dan eksisitensialis dunia yang tidak tergantung pada kesadaran manusia.dan ini dapat di temukan dalam Lao tse,Yang chu,wan Chung,aliran lokayata,heraklitos,Anaxagoras,empedokles,Epikkuros.
Adapun beberapa pengertian tentang  materialisme diantaranya:

Pada satu kutub ekstrem,materialisme merupakan keyakinan tidak ada sesuatu selain materi yang sedang bergerak ,pikiran (roh,kesadaran,jiwa) tidak lain adalah materi ang sedang bergerak.
Pada kutub ekstrem lainnya,materialism merupakan keyakinan bahwa  pikiran sungguh – sungguh ada  tetapi di sebabkan oleh perubahan – perubahan material dan sama sekali tergantung pada materi.pikiran disini tidak memiliki kedaya gunaan kausal,juga tidak mutlak perlu untuk berfungsinya alam semesta material.
Materi dan alam semesta sama sekali tidak memiliki  karakteristik – karakteristik  pikiran seperti: maksud ,kesadaraan,intense,tujuan-tujuan ,arti ,arah ,  inteligensi, kehendak , dorongan.
Setiap perubahan (peristiwa,aktivitas)mempunyai sebab material dan penjelasaan material dan penjelasan material tentang gejala – gejala merupakan  satu – satunya yang tepat.segala sesuatu dalam  dalam alam semesta dapat dijelaskan dalam kerangka – kerangka kondisi –kondisi material.
Realitas satu -  satunya adalah materi materi dan segala sesuatunya merupakan manifestasi dari aktivitas materi.
Tidak ada entitas – entitas non material seperti roh,hantu, setan ,malaikat.pokonya para pelaku immaterial tidak ada.
Materi dan aktivitasnya bersifat abadi tidak ada sifat pertama dan pengerak pertama.
Bentuk barang material dapat di ubah dan materi itu sendiri mungkin ada dalam dimensi yang rumit,tetapi materi tidak dapat di ciptakan dan dibinasakan.
Macam macam materialisme
1.Materialisme rasionalisme ,seluruh kenyataan dapat di mengerti seluruhnya berdasarkan bilangan jumlah.
2.Materialism mistis atau biologis menyatakan bahwa peristiwa –peristiwa material terdapat misteri yang mengungguli kita.misteri itu tidak berhubungan dengan suatu prinsip immaterial.
3.Materialisme parsial dianjurkan oleh orang –orang dalam bidang apapun  mereduksikan unsure immaterial  atau formal pada sesuatu yang material dan karenanya menyangkal adanya ciri khusus unsure immaterial  atau formal.
4.Materialisme antropologis muncul dalam dua bentuk, pertama, materialism yang membantah adanya jiwa.jiwa disamakan dengan materi dan dengan perubahan – perubahan fisik- kimiawi materi .kedua,materialism yang menyangkal adanya ketidak tergantungan eksistensial jiwa pada materi.

VIDEO PILIHAN