Mohon tunggu...
Pemuja Sunyi
Pemuja Sunyi Mohon Tunggu... Bukan Orang Dalam

Sekalipun keburukan itu ditampakkan berulang-ulang Yang benar² cinta pasti tak kan pernah ilfil

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Kecenderunganku adalah Mendua

12 Juli 2019   03:17 Diperbarui: 12 Juli 2019   03:26 0 13 3 Mohon Tunggu...
Puisi | Kecenderunganku adalah Mendua
foto.co.id

Dahulu mungkin aku hanya pria nakal yang kecenderunganku adalah lika-liku.

Tetapi setelah terbiasa hidup dengan kebaikanmu itu, aku lantas ingin menjadi pria baik sehingga kini merayu wanita lain selain kamu itu seperti cctv Tuhan ada dimana-mana dan setiap hari selalu dipertontonkannya padamu.

Tak tahu kalau nanti kebersamaan kita dirusak oleh rencana Tuhan, apakah aku masih baik?

Dahulu mungkin aku hanya pria egois yang kecenderunganku adalah mendua.

Tetapi menyaksikan ketabahanmu itu, mengubahku menjadi pria setia sehingga kini mencintai wanita selain kamu itu seperti pendosa yang sedang berharap semenit saja Tuhan tidur. 

Tak tahu kalau nanti kamu lebih dulu berpulang padaNya dan aku masih banyak yang suka, apakah aku masih setia?

-----