Mohon tunggu...
Kamu Siapa
Kamu Siapa Mohon Tunggu... 😎😎

Aku Lupa Aku Telah Mati

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Lalu Kita Hanya Bisa Diam

22 Juni 2019   04:37 Diperbarui: 30 Juni 2019   04:43 0 29 2 Mohon Tunggu...
Puisi | Lalu Kita Hanya Bisa Diam
jalantikus.com

Lalu kita hanya bisa diam, aku yang kini diam-diam selalu meRindukan tentangmu namun di sana kau pun diam-diam tengah sibuk meNidurkan tentangku.

Tidak bagimu merasa, namun bagiku berada di keheningan malam adalah titik paling ideal saksikan prosesi menetasnya suara kerinduan tengah mendobrak kerasnya cangkang rembulan, setiap malam rinduku selalu me-ronda hingga ke pelosok ingatan. Berjaga-jaga siapa tahu malam ini kau kembali menyatroni air mataku. 

Lalu kita hanya bisa diam, aku yang diam-diam selalu menyebut namamu namun di sana kau pun diam-diam tengah asyik menyabit namaku.

Tidak bagimu mengena, namun bagiku berada di puncak menara kesunyian adalah titik paling sempurna saksikan perhelatan akbar nyanyian kerinduan tengah melengkingkan namamu digendang telinga rembulan, setiap sendirian rinduku selalu saja mengudara hingga ke penjuru rongga dada. Berwas-was siapa tahu kali ini kau pulang sesakkan napasku.

-----

KONTEN MENARIK LAINNYA
x