Mohon tunggu...
Pemuja Sunyi
Pemuja Sunyi Mohon Tunggu... Bukan Orang Dalam

"Jika setiap mengeluh diganjar kematian, maka aku adalah yang paling banyak bereinkarnasi. Karena masih saja hidup."

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Sekalipun Kuncinya Kau Beri

13 Juni 2019   02:25 Diperbarui: 13 Juni 2019   03:20 0 15 1 Mohon Tunggu...
Puisi | Sekalipun Kuncinya Kau Beri
pxhere.com

Tidak bisa tidak, hanya saja seseorang kadang terlalu malas untuk berkorban lagi, jatuh bangun lagi dan beradaptasi dengan keasingan yang sebenarnya bila dibiasakan akan menjadi sebuah kehidupan baru yang menarik nantinya.

Tapi perjanjian dengan Tuhan itu hanya sekali, sebut saja pernikahan. Bagi perfeksionis kegagalan adalah aib yang tak bisa di ulang dua kali. Katanya "Yang penting sudah pernah nikah." Maka biarkan saja aku hidup selamanya sendiri.

Tidak bisa tidak, hanya saja seseorang kadang terlalu penakut untuk menjatuhkan hati, harus berdrama lagi apalagi dirawat jalan kembali. 

Sekalipun di depan pintu hati Tuhan hadiahkan cinta sebaik apapun di depan mata masih tersegel terkunci. Sekalipun tangan-tangan lembut cinta datang mengetuk lalu memberiku kunci. 

Tetap saja baginya cinta sudah tak bisa dipercaya lagi. Katanya "Maaf, cinta sudah sangat terlalu memuakan bagiku." Sembari membanting pintu di depan wajahnya.

-----

IBS, 13/06/19.