Mohon tunggu...
Advertorial
Advertorial Mohon Tunggu... Akun resmi Advertorial Kompasiana

Akun resmi Advertorial Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Jelajah Dimensi di Basha Market 'ATLAS'

10 Mei 2019   14:33 Diperbarui: 10 Mei 2019   14:59 0 1 1 Mohon Tunggu...
Jelajah Dimensi di Basha Market 'ATLAS'
sumber: Basha Market

Memasuki tahun ke 5, Basha Market hadir kembali di Tunjungan Plaza Convention Center Lt.6 Surabaya. Melalui tema 'ATLAS', Basha Market yang diselenggarakan pada Jumat (3/5) sampai Minggu (5/5) menghadirkan nuansa yang lebih segar daripada sebelumnya. Jika biasanya Basha Market dikenal dengan keunikan ilustrasi photobooth-nya, tahun ini pengunjung akan terkejut karena tidak lagi dapat menemukan hal tersebut.

Co-Founder Basha Market, Devina Sugono menjelaskan bahwa Basha Market menyuguhkan tema-tema yang unik dan didesain lebih interaktif yang akhirnya mampu memberikan pengalaman unik kepada pengunjung.

sumber: Basha Market
sumber: Basha Market

"ATLAS adalah tema eksperimental yang sangat jauh dari ilustrasi warna-warni yang sudah melekat pada image Basha Market. Kali ini selain ilustrasi yang sangat menarik, yaitu bold typography, kami juga mengeksplor mix media installations bersama dengan studio partner Sciencewerk dan juga akan menciptakan area agar pengunjung bisa berpindah dari satu kosmos ke kosmos lainnya," kata Devina.

sumber: Basha Market
sumber: Basha Market

Basha Market ATLAS akan benar-benar membawa pengunjung berpindah-pindah dunia. Dimulai dari Greek Inspired, Dunia Kaca, nuansa musim gugur, dan masih banyak lagi. Pengunjung tidak hanya dimanjakan secara visual untuk mengambil foto-foto saja, tapi seluruh panca indera akan mendapatkan pengalaman menarik.

Bayu Wicaksono, salah satu pengunjung juga menyebutkan bahwa konsep baru yang ditampilkan Basha kali ini sangat menarik. "Interesting! Nyenengin banget kalau dibandingin dari tahun-tahunsebelumnya. Lebih fresh! Jadi banyak spot untuk foto," ujarnya.

Co-Founder Basha Market, Christie Erin Harsono menjelaskan bahwa selain adanya ilustrasi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Basha juga menghadirkan art market area.

sumber: Basha Market
sumber: Basha Market

"Jadi selama ini kami telah mensurvei banyak vendor. Banyak kendala dari vendor yang kami temukan, seperti baru memulai usaha, mereka diy/art creators sehingga mereka beum mampu menghasilkan banyak barang. Di sisi lain mereka juga belum bisa membeli booth di Basha Market. Nah, kami akhirnya menyediakan art market area ini untuk brand atau kreator independent yang baru memulai untuk mencoba mengenal pasar di Surabaya dan bisa mendapatkan pengalaman serta exposure," kata Erin.

Basha Market 'ATLAS' seperti biasanya akan menggandeng tenant-tenant yang merepresentasikan Indonesia. Walaupun lokasi acara di Surabaya, tenant tidak hanya datang dari Kota Pahlawan saja, bahkan 74%-nya berasal dari berbagai kota di luar Surabaya.

Di acara kali ini akan ada sekitar 154 tenant yang terdiri dari bidang fashion, lifestyle, home and living, dan F&B. Khusus untuk tenant F&B, Bayu Wicaksono memberikan sedikit masukan agar ke depannya bisa diperluas lagi.

"Sebagai pecinta kuliner, pengen banget nih booth makanan di Basha ada peningkatan lagi jumlahnya. Soalnya kemarin saya datang pun lebih banyak ngabisin waktunya di booth F&B. Soalnya beberapa tenantnya menarik, gak ada di Surabaya," kata Bayu.

sumber: Basha Market
sumber: Basha Market

Selain ilustrasi yang menarik dan tenant-tenant yang sudah terakurasi baik, workshop juga menjadi titik kekuatan dari Basha Market. Ada 5 workshop yang dapat diikuti oleh pengunjung seperti Photography Editing, Coding for Kids (pengenalan dunia programming untuk anak mulai dari kelas 3 SD sampai SMP), Handmade Paper Making, Art of Macrame, dan Chinese Painting.