Mohon tunggu...
Adrian Chandra Faradhipta
Adrian Chandra Faradhipta Mohon Tunggu... Menggelitik cakrawala berpikir

Seorang kuli di industri minyak dan gas Indonesia dengan ketertarikan pada dunia traveling, politik, sosial budaya, kepemudaan, sastra dan organisasi. Penulis buku Horizon terbitan Ellunar Publisher (Agustus 2020), urun menulis buku antologi puisi Elipsis terbitan Ellunar Publisher (September 2020) dan Di Balik Ruang Tanpa Garis Temu, Fun Bahasa terbitan Alinea Publishing (September 2020).

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

4 Hal Ini dapat Kita Lakukan untuk Memaknai Hari Sumpah Pemuda

27 Oktober 2020   19:46 Diperbarui: 30 Oktober 2020   06:00 352 17 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
4 Hal Ini dapat Kita Lakukan untuk Memaknai Hari Sumpah Pemuda
Diorama Kongres Pemuda di Museum Sumpah Pemuda, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).(KOMPAS/PRIYOMBODO)

92 tahun lalu pada 28 Oktober 1928 berkumpulah utusan-utusan golongan pemuda dari seantero Indonesia.

Mereka berkumpul dengan tujuan dan semangat yang sama untuk menyatukan kekuatan mencari persamaan di tengah keberagaman dengan rasa senasib dan sepenanggungan. Mereka bersepakat untuk mengakui tumpah darah yang satu, bangsa yang satu serta bahasa yang satu yaitu Indonesia.

Peristiwa yang menjadi tonggak sejarah persatuan anak bangsa ini dalam meraih kemerdekaan ini justu terjadi jauh sebelum kemerdekaan dan proklamasi.

Jika tidak ada peristiwa ini mungkin saja kita masih terpetak-petakkan dalam ambisi kedaerahan serta melupakan cita-cita yang mulia kita untuk bersama memperjuangkan kemerdekaan.

Inilah peristiwwa yang dinamakan Sumpah Pemuda yang awalnya disebut sebagai Sumpah Setia.

Kunjungan Delegasi Duta Pemuda Indonesia dan Korea Selatan ke Istana Merdeka. Sumber: dokumentasi pribadi
Kunjungan Delegasi Duta Pemuda Indonesia dan Korea Selatan ke Istana Merdeka. Sumber: dokumentasi pribadi
Setelah 92 tahun berlalu, peristiwa itu tetap dikenang dan diperingati sebagai pelecut bagi kalangan muda Indonesia untuk terus mendarmabaktikan dirinya kepada kemajuan bangsa. 

Dengan jumlah penduduk dari kalangan pemuda (16-30 tahun) sekitar 64,19 juta (BPS, 2019) atau seperempat dari penduduk Indonesia, tentu menjadikan peran pemuda sangat signifikan bagi kemajuan dan pertumbuhan Indonesia.

Apalagi mengingat pada 2030-an Indonesia akan mendapatkan bonus demografi dimana jumlah penduduk dengan usia produktif akan jauh lebih besar dari penduduk yang non produktif tentu peran strategis mereka tidak semudah itu diabaikan begitu saja.

Namun, banyak juga pemuda yang sekarang bertanya-tanya bagaimana mereka memberikan kontribusi yang optimal bagi bangsa Indonesia meski di tengah kesibukan serta semua dilematika yang mereka hadapi saat ini apalagi jika dihadapkan dengan pertanyaan bagaiman memaknai hari Sumpah Pemuda yang kita peringati setiap tahunnya.

Berikut 4 cara yang dapat kita lakukan sebagai pemuda untuk berkontribusi bagi negara seiring dengan pemaknaan Hari Sumpah Pemuda.

Pertama adalah Menjadi Sukarelawan/Volunteer

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x