Mohon tunggu...
Adrian Chandra Faradhipta
Adrian Chandra Faradhipta Mohon Tunggu... Menggelitik cakrawala berpikir

Seorang kuli di industri minyak dan gas Indonesia dengan ketertarikan pada dunia traveling, politik, sosial budaya, kepemudaan, sastra dan organisasi. Penulis buku Horizon terbitan Ellunar Publisher (Agustus 2020), urun menulis buku antologi puisi Elipsis terbitan Ellunar Publisher (September 2020) dan Di Balik Ruang Tanpa Garis Temu, Fun Bahasa terbitan Alinea Publishing (September 2020)

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berwisata Selama Periode Adaptasi Kebiasaan Baru

8 Agustus 2020   10:04 Diperbarui: 8 Agustus 2020   10:08 42 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Yang Harus Diperhatikan Sebelum Berwisata Selama Periode Adaptasi Kebiasaan Baru
Ilustrasi Berwisata Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Sumber: CNN Indonesia, Antara Foto, Aniz Efizudin

Demi terus menggerakkan roda perekonomian setelah terpuruk selama pembatasan berbagai lini kehidupan semasa pandemi serta guna meningkatkan gairah pasar, pemerintah telah memutuskan untuk mengizinkan berbagai objek wisata serta pelaku pariwisata lainnya untuk membuka kembali tempat usahanya dalam menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Izin beroperasi tadi tentu diberikan dengan berbagai macam syarat dan aturan yang ketat. Benar masalah di lapangan terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan serta aturan lainnya masih banyak diperdebatkan. 

Di sisi lain, masyarakat kita juga sudah merasa bosan dan suntuk berbulan-bulan hanya berdiam diri di dalam rumah bahkan banyak juga yang harus nelangsa karena terkena PHK ataupun hilang mata pencaharian. 

Mereka membutuhkan alternatif hiburan yang dapat mengembalikan kondisi fisik dan mental mereka. Salah satu alternatif yang paling efektif adalah dengan berwisata bersama keluarga ke berbagai objek wisata.

Namun, sebelum berkunjung ke tempat-tempat wisata tersebut ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dan lakukan demi keamanan diri kita dan keluarga kita, yaitu:

Pertama adalah cek kesehatan pribadi dan keluarga.

Sebelum berwisata kita harus mengecek kondisi kesehatan diri kita sendiri serta anggota keluarga yang ikut dengan kita jika ingin liburan. Hal ini diperlukan agar kita mengetahui bagaimana risiko keluarga tertular virus Covid-19 serta risiko kesehatan lainnya jika akan melakukan perjalanan wisata.

Jika setelah melakukan pengecekan kesehatan ditemukan bahwa kita atau anggota keluarga kita memiliki penyakit penyerta (Comorbid) sebaiknya kita menunda perjalanan kita ataupun jika masih memungkinkan untuk melakukan perjalanan bekali diri kita dengan obat-obatan yang diperlukan serta mengecek fasilitas kesehatan terdekat dari tempat wisata tujuan kita dan terpenting adalah selalu mematuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Liburan memang penting untuk mengembalikan kondisi pikiran dan tubuh kita, namun kesehatan kita adalah yang utama, tidak ada ruang negosiasi pada hal tersebut.

Kedua cek objek wisata tujuan.

Di masa Adaptasi Kebiasaan Baru memang tempat-tempat wisata yang sudah diizinkan dibuka dituntut untuk mematuhi protokol kesehatan. Namun, hal tersebut tidak berarti risiko paparan Covid-19 menjadi tidak ada. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengumpulkan informasi tentang tempat wisata tujuan kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x