Mohon tunggu...
Adrian Chandra Faradhipta
Adrian Chandra Faradhipta Mohon Tunggu... Menggelitik cakrawala berpikir

Seorang kuli di industri minyak dan gas Indonesia dengan ketertarikan pada dunia traveling, politik, sosial budaya, kepemudaan, sastra dan organisasi. Penulis buku Horizon terbitan Ellunar Publisher (Agustus 2020), urun menulis buku antologi puisi Elipsis terbitan Ellunar Publisher (September 2020) dan Di Balik Ruang Tanpa Garis Temu, Fun Bahasa terbitan Alinea Publishing (September 2020)

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Yang Baku "Idul Adha" atau "Iduladha"?

2 Agustus 2020   14:32 Diperbarui: 2 Agustus 2020   14:29 91 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Yang Baku "Idul Adha" atau "Iduladha"?
Kesalahan penulisan Iduladha di artikel topik pilihan di Kompasiana. Sumber: laman Kompasiana.

Pemerintah Indonesia memutuskan bahwa Iduladha tahun ini jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020. Namun, agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya perayaan Iduladha yang identik dengan ibadah kurban dilaksanakan di tengah masa pandemi. Sehingga pelaksanaan Salat Ied dilanjutkan dengan kurban pun dilakukan dengan prosedur khusus dengan tetap mengutamakan pemakaian masker, menjaga jarak dan juga mencuci tangan.

Di tengah perayaan Iduladha ini saya melihat banyak sekali ucapan serta artikel baik di media elektronik maupun media cetak yang menuliskan ucapan selamat dan juga hikmah Iduladha termasuk Kompasiana sendiri di topik pilihan menggunakan ejaan "Idul Adha" bukan Iduladha". Saya pun akhirnya tergelitik untuk membuktikan mana yang sebenarnya baku dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Untuk mengecek kebenarannya saya mengakses laman resmi Kamus Besar Bahasa Indonesia https://kbbi.kemdikbud.go.id/. Lalu, saya langsung ketik tulisan Idul Adha (terpisahl Idul dan Adha) dan hasilnya cukup mengejutkan ternyata jawabannya adalah sebagai berikut. Idul adha. Entri tidak ditemukan

.

Penelusuran Idul Adha di KBBI. Sumber: laman KBBI.
Penelusuran Idul Adha di KBBI. Sumber: laman KBBI.
Hal tadi menandakan bahwa kosakata tersebut tidak ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kosakata yang selama ini kita sering lihat dan pakai di berbagai media ternyata tidak ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Sebaliknya  ketika saya menuliskan Iduladha maka akan keluar definisi sebagai berikut:

Penelusuran Iduladha di KBBI. Sumber: laman KBBI.
Penelusuran Iduladha di KBBI. Sumber: laman KBBI.
Idul.ad.ha
bentuk tidak baku: Idulkurban

arti kata benda (n): hari raya haji yang jatuh pada tanggal 10--13 Zulhijah yang disertai dengan penyembelihan hewan kurban (seperti sapi, kambing, atau unta) bagi yang mampu

Sehingga dapat disimpulkan bahwa kata baku yang benar sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah "Iduladha" bukan "Idul Adha". Hal yang sama juka berlaku pada "Idulfitri" bukan "Idul Fitri".

Tentu banyak orang akan mengatakan ini adalah hal sepele yang tidak perlu dibesar-besarkan. Namun, sebagai Warga Negara Indonesia yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai media komunikasi serta bahasa pemersatu, saya pikir kita perlu melestarikannya. Jika tidak kita lalu siapa lagi?

Jadi mulai sekarang yuk kita sampaikan Selamat Iduladha! bukan Selamat Idul Adha!

Pengelola Kompasiana semestinya perlu mengoreksi kosakata yang ditulis oleh pengelolanya juga. Jika perlu Kompasiana juga dapat membuat tempat khusus untuk pembahasan tentang Pedoman Umum Ejaan bahasa Indonesia (PUEBI) agar para penulis blog di Kompasiana akan semakin belajar jika ingin menulis dalam bentuk serta pedoman yang benar alih-alih fokus pada tulisan gaya populer yang sering mengabaikan pedoman baku.

Yuk cintai Bahasa Indonesia dengan belajar menggunakan ejaan dan aturannya secara benar.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x