Mohon tunggu...
Adrian Chandra Faradhipta
Adrian Chandra Faradhipta Mohon Tunggu... Menggelitik cakrawala berpikir, menyentuh nurani yang berdesir

Praktisi rantai suplai dan pengadaan barang/jasa di industri hulu minyak dan gas Indonesia. Penulis buku Horizon (Ellunar Publisher, 2020) dan urun menulis buku antologi puisi Elipsis (Ellunar Publisher, 2020) serta Di Balik Ruang Tanpa Garis Temu (Alinea Publishing, 2020). Pendiri dan penggiat literasi Pojok Baca Muaradua (POBAMA) ***semua tulisan adalah pendapat pribadi terlepas dari pendapat perusahaan atau organisasi

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Merengkuh Rahmat-Mu

9 April 2019   14:59 Diperbarui: 9 April 2019   15:13 24 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Merengkuh Rahmat-Mu
Sumber: fimadani.com

Rintihan dan tangisan
Seolah mengalir dalam nadi
Kegetiran dan ketakutan
Merasuk ke dalam sukma diri

Bulir-bulir air mata
Berguguran meresap ke dalam hati
Memuja Sang Illahi Rabbi

Ketakutan tersangat
Menapaki dosa menggunung sealam ini
Merentak takut akan Pembalasan-Mu

Sayup-sayup hatiku terbisik
Oleh Nama-Mu Mulia Abadi
Tersibaklah belenggu dari hati
Menghapus semua benci dalam diri

Allahu Rabbi...
Yang Maha Suci nan Abadi
Kan kurengkuh Rahmat-Mu
Meski Ruhku kan berpisah dengan jasmani

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x