Mohon tunggu...
Brader Yefta
Brader Yefta Mohon Tunggu... Administrasi - Menulis untuk berbagi

Just Sharing....Nomine Best in Specific Interest Kompasiana Award 2023

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Jerat Narkoba Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Tanggung Jawab Publik dan Nama Besar Orang Tua

9 Juli 2021   17:20 Diperbarui: 9 Juli 2021   18:20 649
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto kiri dokpri: foto kanan atas civitasbook.com; foto kanan bawah instagram_ramadhanibakrie

Bisa jadi perilaku pria muda terciduk di Tangerang Selatan ini, hanya membuka rahasia. Bahwa anak siapa dan keluarga siapa akan sedikit "memuluskan" jalan hidupmu kala berurusan dengan hukum. 

Like father like Son, Tak Selalu Benar...

Ungkapan bahwa buah jatuh tak jauh dari pohon, bisa benar bisa juga tidak. Bila pohon berbuah itu dihantam puting beliung atau tsunami, buahnya bisa berserak menjauh kemana-mana. 

Nama besar orang tua, sehebat apapun, tak menjamin anak menantu bahkan cucunya, bisa punya garis teladan yang sama. 

Mungin hal-hal ini menjadi alasan : 

1. Beda jaman beda generasi

Perubahan gaya hidup, dinamika budaya, siklus hidup, tataran dan nilai -nilai yang menjadi patokan pada eranya, adalah sejumlah aspek yang kadang menjadi alasan mengapa anaknya tak sebaik Papanya ato Mamanya. 

Jaman dulu publik figur terjerat narkoba dirasa sebagai  aib yang bisa bikin rusak dan hancur karir. Namun rasanya ngga terlalu ngaruh setelah era 2000 an awal hingga kini. 

Apalagi ada pameo, bahwa uang. nama besar dan latar belakang keluarga,  bisa sedikit "memudahkan" urusan dalam tanda petik. 

2. Tekanan kehidupan, tekanan sosial, dan pelarian

Siapa bilang membawa nama besar orang tua itu enak? Rasanya tidak juga. Ada beban psikologi. 

Orang akan selalu membandingkan dan mengukur. Mulai dari fisik, popularitas, karir hingga pencapaian. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun