Mohon tunggu...
Aditya HendrawanPutra
Aditya HendrawanPutra Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Saya hobi di bidang badminton

Selanjutnya

Tutup

Book Pilihan

Fix Your Bad Habit

30 November 2022   19:15 Diperbarui: 30 November 2022   19:21 78
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Book. Sumber ilustrasi: Freepik

Sadar atau tidak, setiap orang pasti memiliki kebiasaan buruk. Tetapi, karena kebanyakan orang sudah sangat terbiasa, maka hal itu tidak dianggap lagi sebagai kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk dan kebiasaan baik membentuk pola dalam kehidupan sehari-hari, keduanya pun saling bersaing untuk mendominasi.

Secara naluri, setiap orang memiliki alarm untuk mengingatkan untuk mengingatkan diri mereka sendiri apabila mereka melakukan kesalahan, kekeliruan, atau sesuatu yang buruk. Menyepelekan kebiasaan kecil yang kemudian menjadi kebiasaan buruk yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain, atau bahkan lingkungan dalam skala besar

Lebih tepatnya ponsel, barang sebaguna yang mampu mendatangkan apapun yang orang mau. Ponsel sudah seperti barang wajib ada dimanapun orang itu berada. Tetapi adanya ponsel tidak membuat orang semakin pintar justru sebaliknya, nyawa menjadi taruhan hanya untuk terlihat menarik. 

Ketika semua orang berlomba-lomba untuk tampak bagus dengan satu atau dua foto, dengan rela mengkorbankan harga diri, kehormatan, sampai mengkorbankan nyawa yang tidak bisa diganti.

Judul : Fix Your Bad Habit

Penulis : Retno D.N

Penerbit : Psikologi Corner Yogyakarta

Editor : Herman Adamson

Tahun terbit : 2020

Tebal buku : iv + 156 halaman

Ukuran : 20cm x 14cm

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun