Mohon tunggu...
Adi Bermasa
Adi Bermasa Mohon Tunggu... mengamati dan mencermati

Aktif menulis, pernah menjadi Pemimpin Redaksi di Harian Umum Koran Padang, Redpel & Litbang di Harian Umum Singgalang, sekarang mengabdi di organisasi sosial kemasyarakatan LKKS Sumbar, Gerakan Bela Negara (GBN) Sumbar, dll.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Tuntutan Mahasiswa Unand Sangat Logis, Ditunggu Reaksi BEM se-Indonesia

6 September 2016   13:17 Diperbarui: 6 September 2016   14:06 350 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tuntutan Mahasiswa Unand Sangat Logis, Ditunggu Reaksi BEM se-Indonesia
Mahasiswa, tentara dan polisi saat kedatangan Wapres Jusuf Kalla di Kampus Unand, Senin, 5 September 2016. (REPRO PADANG EKSPRES)

SEBENARNYA, tuntutan yang disampaikan mahasiswa Universitas Andalas pada pemerintah dalam aksi demonstrasi saat kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Sumatra Barat sangat logis. Semua yang disampaikan itu realistis saja. Mungkin yang kurang tepat satu saja, yaitu 'Menolak pemberian gelar Doktor Kehormatan pada Wapres Jusuf Kalla.

Selengkapnya tuntutan mahasiswa yang berdemo saat kunjungan JK ke Unand, Senin, 5 September 2016 sebagai berikut:

- HAPUSKAN SISTEM UANG KULIAH TUNGGAL (UKT)

- MENOLAK PERGURUAN TINGGI BERBADAN HUKUM.

- MENGHAPUSKAN JALUR MANDIRI

- PENAMBAHAN KUOTA BEASISWA PENDIDIKAN MAHASISWA MISKIN (BIDIK MISI)

- MENOLAK HIBAH KOMPETITIF

- MENOLAK PEMBERIAN GELAR DOKTOR KEHORMATAN PADA JUSUF KALLA

Sudah sangat sering mahasiswa PTN menyampaikan unek-uneknya berkaitan dengan beragam problema yang terjadi di kampus. Namun, kalangan petinggi kampus seperti tidak bergeming dengan teriakan mahasiswa tersebut. Padahal, beragam problema itu sejatinya sudah diketahui oleh para petinggi kampus.

Kalau mahasiswa percaya dan tetap mempertahankan prinsip yang diperjuangkannya itu, kita berharap mahasiswa terus mencari langkah terbaik agar lembaga pemerintahan berkenan menerima tuntutan itu meski harus bersabar menunggu waktu yang tepat.

Percayalah, pemerintah sebenarnya sangat respek dengan perjuangan mahasiswa. Bahkan Jusuf Kalla dulunya adalah tokoh mahasiswa di Makasar. Bahkan, Beliau termasuk 'mahasiswa pejuang' yang menentang beragam ketidakadilan pada masanya. Namanya semakin melejit melalui jalur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Sampai kini, kealumnian JK sebagai kader HMI lewat jalur KAHMI cukup membanggakan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x