Mohon tunggu...
Adhiyan Wahyudi
Adhiyan Wahyudi Mohon Tunggu... Freelancer - TAN HANA DHARMA MANGRWA / tak ada kebenaran yang mendua

Fiksioner, Pencinta Alam dan Politikus Lele Dumbo yang berkumis sekaligus berjenggot. Tidak berafiliasi dengan partai politik. Penikmat kopi hitam pahit tanpa gula. Pengagum langit senja. Blog ini khusus cerita fiksi dan posting pada hari Jum'at.

Selanjutnya

Tutup

Novel Pilihan

Kabut Tengger: Operasi SAR Dimulai

9 Agustus 2021   07:34 Diperbarui: 9 Agustus 2021   07:45 63 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kabut Tengger: Operasi SAR Dimulai
Sumber: Pixabay

          Sore itu Hilman dan Bayu kembali ke Ranukumbolo. Seperti keberangkatan sebelumnya mereka menggunakan jasa porter untuk membawa semua perlengkapan mendaki mereka. Karena hanya berdua, Hilman menyewa dua porter saja yaitu Pak Tumari dan salah satu rekannya. Mereka berangkat ke Ranukumbolo pada pukul 5 sore. Untuk mempercepat perjalanan mereka mengambil jalur Ayak-ayak yang menanjak.

            Di tengah perjalanan, Hilman menceritakan kronologis pembebasan Bayu dari tahanan.

            "Medina sudah tahu kalau kamu dipenjara. Sebenarnya ia punya keinginan untuk  mengunjungimu di penjara. Sayangnya, waktu itu hubungan kalian tidak jelas. Dia malah merasa takut dianggap hendak merebutmu dari tangan Dian. Dia kemudian menelepon pamannya di Kodam dan menceritakan masalahmu padanya. Pamannya kemudian memintaku untuk bertemu. Aku mengajak Ketua BEM bertemu dengan pamannya dan kami menceritakan segalanya. Dia kemudian berjanji untuk membebaskanmu dari penjara. Tidak lama setelah itu kami akhirnya bisa membebaskanmu dengan jaminan paman Medina."

            Bayu terkejut dengan cerita itu.

            "Kenapa kamu dulu tidak menceritakannya?"

            "Karena waktunya tidak tepat. Kamu masih berharap banyak kepada Dian."

            Jam 8 malam mereka akhirnya sampai di Ranukumbolo. Mereka disambut oleh Pak Sobri yang terlihat sibuk di tenda terpal. Bersamanya duduk beberapa pendaki yang sedang memelototi selembar peta Gunung Semeru.

            "Kamu kuangkat sebagai OSC untuk wilayah Kalimati, Man" kata Pak Sobri kepada Hilman

            "Rencana pencariannya seperti apa, Pak?"

            "Jadi begini. Survivor dinyatakan hilang di kawasan Kalimati. Jejak terakhir ditemukan di daerah Sumbermani. Aku akan membagi daerah pencarian menjadi tiga wilayah. Wilayah pertama adalah daerah antara Kalimati sampai Ranukumbolo. Wilayah kedua jalur Sumbermani hingga Poncokusumo. Wilayah ketiga adalah Poncokusumo. Kamu kuberi tugas memimpin tim pencari yang beroperasi di wilayah pertama dan kedua. Untuk wilayah ketiga aku akan menyuruh anggotaku untuk menghandlenya. Nanti tim di wilayah dua dan tiga akan melakukan penyisiran sampai ketemu di tengah jalan. Aku sudah menyuruh Rido untuk mempimpin SRU yang akan melakukan pencarian di wilayah 2. Besok aku aku akan kembali ke Ranupani untuk memimpin operasi pencarian sambil mempersiapkan kedatangan keluarga survivor dan menjadi penghubung dengan Basarnas."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan