Mohon tunggu...
Adhiyan Wahyudi
Adhiyan Wahyudi Mohon Tunggu... Freelancer - TAN HANA DHARMA MANGRWA / tak ada kebenaran yang mendua

Fiksioner, Pencinta Alam dan Politikus Lele Dumbo yang berkumis sekaligus berjenggot. Tidak berafiliasi dengan partai politik. Penikmat kopi hitam pahit tanpa gula. Pengagum langit senja. Selalu memakai masker dobel walau sedikit keslepe'en, sudah divaksin dan memimpikan dunia yang bersih dari perusakan alam dan lingkungan. "Siapa yang berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di bumi ini tempat yang luas dan rezeki yang banyak" https://lorosijienempublisher.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Novel

Kabut Tengger: Cinta Bersambut

29 Juli 2021   06:27 Diperbarui: 29 Juli 2021   06:38 78 4 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kabut Tengger: Cinta Bersambut
Sumber: Pixabay

Setelah memegang jabatan sebagai Ketua Senat, hidupku langsung berubah. Aku jadi sering ke kampus untuk memeriksa berbagai dokumen dan menandatangani lembar korespondensi antar organisasi. Tidak hanya proposal , aku juga menanda-tangani surat-menyurat kepada semua Ketua HMJ dan UKM. Aku juga sering diundang oleh HMJ dan UKM untuk memberi sambutan dalam acara internal mereka. Bahkan, aku juga sering diundang oleh rektorat dalam berbagai acara resmi. Dalam suatu kesempatan, aku bahkan semobil dengan Pembantu Rektor III. Itu terjadi ketika kami akan mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan Kampus II di Tasikmadu. Entah kenapa, aku merasakan kenikmatan yang luar ketika sedang menggenggam kekuasaan. Aku merasa menjadi mahasiswa terhormat. Semua mahasiswa yang bertemu muka kebanyakan menyapa walaupun aku tidak mengenal mereka.

Tapi jujur, bukan itu yang membuatku sangat puas. Pencapaianku sebagai Ketua Senat menjadi sangat berharga ketika aku berhasil merebut Dian dari tangan Ridwan.

Memang, mimpi itu terdengar mustahil ketika dulu aku masih menjadi Ketua HMJ. Bagaimanapun Mapala adalah organisasi yang lumayan ditakuti. Anggotanya adalah mahasiswa-mahasiswa yang perilakunya lebih mirip preman ketimbang seorang mahasiswa.  Kecuali Hilman , semua anggota Mapala menurutku adalah orang-orang yang tidak bermasa depan. Mereka lebih mengandalkan otot ketimbang otak. Ketika masih menjadi Ketua HMJ, aku sangat inferior dengan organisasi itu. Mapala adalah organisasi tertua di kampus yang beberapa anggotanya bahkan kini bekerja sebagai dosen.

Kini, setelah menjadi Ketua Senat aku seolah memiliki keberanian untuk menantang dominasi mereka. Kekalahan Ridwan di dalam pemilihan setidaknya telah menaikkan daya tawarku di depan rektorat. Suaraku kini lebih didengar oleh Pembantu Rektor III.

Jatuhnya Dian ke pelukanku dimulai ketika aku diperintah oleh rektorat untuk menyusun formatur kepengurusan. Formatur ini kami perlukan untuk bisa mencairkan dana kemahasiswaan khusus yang nilainya lumayan lebih besar dari dana kemahasiswaan di HMJ maupun UKM. Dalam penyusunan itu masing-masing HMJ dan UKM aku surati untuk mengirim delegasinya. Seolah ketiban durian runtuh, UKM Teater justru mengirim Dian sebagai delegasinya. Aku langsung menunjuknya sebagai seorang sekretaris.

Sebagai sekretaris kami berhubungan cukup intensif. Tidak hanya di kampus, kami sering bertemu di tempat lain seperti di Balai Kota dan instansi pemerintahan lainnya. Dengan vespa bututku dia sering kuajak keliling kota dengan alasan mengurus proposal atau membeli alat-alat kesekretariatan.

Suatu hari, sehabis mengurus sebuah proposal di Pabrik Gula kami kehujanan. Di pertigaan Bululawang kami terpaksa berbelok ke gerai bakso. Sambil menunggu hujan kami memesan bakso dan berbincang akrab.

"Aku sebenarnya tidak enak sama kamu" kataku sambil melepaskan jaketku.

"Kenapa?"

"Seharusnya tadi aku mengajak Arif. Sebelum berangkat aku sebenarnya sudah ragu dengan keadaan cuaca. Kulihat awan hitam bergulung ketika kita meninggalkan kampus."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x