H. Yayat Hernawan, Dewan Penasehat (Wanhat) DPD LDII Kabupaten Bandung, membuka acara webinar sosialisasi aplikasi Mobaroka dengan menekankan pentingnya kekompakan dalam pengelolaan usaha bersama. Acara ini berlangsung serentak, seperti di PC LDII Katapang serta studio sekretariat PC lain se-Kabupaten Bandung pada Kamis, 21 November 2024, Ba'da Isya.
"Jatuh bangunnya usaha bersama tergantung pada kekompakan dan teamwork. Jika semua pihak bersinergi, UBG Baraya Suci (Usaha Bersama Gabungan Bandung Raya Sumedang Cianjur) Â tidak hanya bertahan, tetapi juga akan terus berkembang," tegas H. Yayat.Â
Pernyataan ini menegaskan peran strategis Wanhat dalam memastikan kelangsungan UB GBS SUCI, sebuah organisasi yang menaungi pengelolaan usaha bersama berbasis syariah.
Dalam paparan yang disampaikan, Sadat Bahri, pengurus UB GBS SUCI dari PC Andir, Kota Bandung---mengulas sejarah berdirinya organisasi ini. UB GBS didirikan pada tahun 2018 di Bandung Selatan atas saran Wanhat untuk mengelola usaha secara lebih terorganisir.Â
"Sejak 2016, saya memulai dari Bandung Timur, kemudian tahun 2018 kami merintis di Baleendah, dan pada tahun yang sama, Bandung Selatan menjadi saksi berdirinya UB GBS. Kini, kami terus memperkuat sistem melalui pengelolaan berbasis aplikasi," ungkap Sadat.
Sebagai wujud transformasi digital, UB GBS SUCI kini menghadirkan aplikasi Mobaroka. Aplikasi ini dikembangkan oleh tim ahli di bidang keuangan syariah dan dirancang untuk mendukung berbagai fitur, seperti simpanan, investasi, dan transaksi antar anggota.
Menurut Sadat, Mobaroka juga berfungsi sebagai alat untuk membangun hubungan yang solid antar pelaku usaha melalui ekosistem B2B. "Keberhasilan kami adalah hasil dari sinergi antara Wanhat, anggota, dan investor," tambahnya.
Keunggulan Mobaroka tidak hanya terletak pada fitur keuangannya, tetapi juga pada integrasi ekosistem B2B yang mendukung sektor lain, seperti travel agent dan platform Pikub.com. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di perangkat iOS dan Android, menjadikannya solusi yang inklusif bagi pengguna.Â
"Mobaroka tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membangun hubungan solid antar pelaku usaha," lanjut Sadat.
Mobaroka diharapkan menjadi fondasi pengembangan usaha bersama di masa depan, dengan memadukan teknologi digital, prinsip syariah, dan semangat gotong royong yang terintegrasi.Â