Mohon tunggu...
Adelia Adilah
Adelia Adilah Mohon Tunggu... Mahasiswa - UIN Ciputat

Kapitalis Kelas Teri

Selanjutnya

Tutup

Book

Fazlur Rahman: Tema Pokok Al-Quran tentang Manusia (Bagian 2: Manusia sebagai Anggota Masyarakat)

21 September 2022   19:29 Diperbarui: 23 September 2022   05:43 65 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Tujuan utama al-Quran adalah untuk menciptakan masyarakat yang egaliter dengan prinsip-prinsip etika dan keadilan. Prinsip etika dan keadilan merupakan ranah individu yang berkaitan dengan perilaku manusia. Namun, kedua prinsip tersebut hanya dapat memiliki arti dalam konteks sosial. Al-Quran menyelami berbagai permasalahan manusia pada saat itu dan memasang berbagai aturan sebagai tindakan preventif dan persuasif menuju masyarakat ideal. 

  • Al-Quran dalam Konteks Sosial Ekonomi

Al-Quran sangat mencela dua aspek yang erat hubungannya dalam masyarakat yakni politeisme dan ketimpangan sosial-ekonomi. Al-Quran meluruskan kepercayaan masyarakat Arab pada waktu itu dengan konsep-konsep monoteisme.

Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.”(QS. Al-Ikhlas : 1)

Sedangkan pada masalah ketimpangan sosial-ekonomi al-Quran berusaha untuk menciptakan prinsip kesatuan. Hal ini dikarenakan ketimpangan sosial-ekonomi dapat menyebabkan perpecahan antar sesama manusia. 

Mekah pada waktu itu merupakan contoh masyarakat yang mengalami ketimpangan sosial-ekonomi. Sebagai sebuah kota dagang, mekah ketara dengan berbagai kecurangan perdagangan dan eksploitasi manusia. Berbagai kecurangan dan eksploitasi ini diperuntukan untuk menumpuk harta kekayaan sebanyak-banyaknya. Al-Quran sangat menentang sikap tersebut.

Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikanmu.  (At-Takatsur:1)

Al-Quran sama sekali tidak bermaksud untuk mencegah manusia mencari harta kekayaan. Justru al-Quran memberikan apresiasi yang tinggi bagi orang-orang yang bekerja keras. Namun, al-Quran berusaha mencegah terjadinya ketimpangan sosial-ekonomi dengan mencegah manusia yang kaya raya lalai terhadap hartanya. 

Melalui al-Quran, Tuhan mengingatkan manusia akan pentingnya kehidupan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Al-Quran tidak hanya mengecam orang-orang kaya yang lalai. Tetapi juga menganjurkan kepada mereka untuk peduli kepada sesama manusia dengan melarang praktek riba, menetapkan zakat, menganjurkan memelihara anak yatim, dan berusaha membantu orang miskin. 

Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kenikmatan, berkatalah dia, “Tuhanku telah memuliakanku". Sementara itu, apabila Dia mengujinya lalu membatasi rezekinya, berkatalah dia, “Tuhanku telah menghinaku". Sekali-kali tidak! Sebaliknya, kamu tidak memuliakan anak yatim. Tidak saling mengajak memberi makan orang miskin. Memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram). dan mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan. (QS. Al-Fajr : 15-20)

  • Al-Quran dalam Konteks Politik

Al-Quran sebagai sumber hukum manusia dalam bermasyarakat juga hadir dalam ranah politik. Al-Quran pada dasarnya menentang adanya persekongkolan dan pembicaraan rahasia dalam ranah politik (QS. al-Mujadalah : 8-10). Hal ini tercermin dengan adanya partai politik yang saling bersekongkol untuk memenangkan kontestasi perpolitikan. Dengan adanya persekongkolan tersebut, dampak yang diberikan tidak hanya dalam lingkup pemerintahan saja, tetapi juga dalam lingkup masyarakat. Masyarakat akan terpecah menjadi kelompok-kelompok tertentu dan mencipta sikap fanatik buta terhadap kelompoknya. Al-Quran mengecam hal tersebut karena dapat menimbulkan perpecahan dan memecah belah bangsa. Namun, bukan berarti al-Quran melarang adanya partai politik, tetapi al-Quran hanya mencegah persekongkolan yang dapat memecah belah bangsa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan