Mohon tunggu...
adel cumiy
adel cumiy Mohon Tunggu... The only squid who lives in the air

setengah wanita

Selanjutnya

Tutup

Love

Cara Menghadapi Suami di Era Digital

23 April 2021   22:53 Diperbarui: 24 April 2021   22:36 37 1 0 Mohon Tunggu...

Tahun 2021 memasuki era digital dengan teknologi yang sangat pesat. Tentunya handphone sudah menjadi kebutuhan primer saat ini. Apalagi dengan adanya pandemi selama 1 tahun ini. Setiap orang harus memiliki handphone sebagai sarana komunikasi. Namun bagaimana dengan kalimat 'handphone menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh'??? Tentunya akan menjadi pemicu kehidupan berumah tangga juga bukan?

Berumah tangga bukanlah hal yang simple karena sudah terikat dengan komitmen, yaitu komitmen dengan Tuhan, diri sendiri serta keluarga. Ini dasar dari lahirnya ucapan 'selamat menempuh hidup baru' karena ketika kita berumah tangga, tentu saja akan menghadapi kehidupan yang baru dan benar-benar baru, so....welcome to the jungle....

Kembali membahas handphone ataupun gadget di zaman now ini, tentunya akan sangat membantu bagi kaum-kaum penikmat long distance married. Namun, jangan salah, bagi pasangan yang berdekatan gadget bukan hanya membantu tetapi juga memicu konflik rumah tangga.

Secara kerja otak, laki-laki lebih menyukai benda. Dan laki-laki lebih menggunakan logika dibanding perasaannya. Tapi jangan salah, mereka bisa memfokuskan diri kepada wanitanya, entah itu pasangannya atau ibunya atau mungkin anak perempuannya. Karena memang bagian otak laki-laki diciptakan seperti itu.

Lalu konflik apa yang kemungkinan besar akan timbul disebabkan oleh handphone? Masalah yang banyak terjadi adalah kebencian seorang istri karena suaminya kecanduan main game. Hal ini seakan sudah lumrah. Menurut saya, sebagai seorang istri, sebaiknya memberikan pengertian ataupun toleransi kepada sang suami untuk hal ini. Kalau perlu, istri juga ikut bermain game agar memiliki hobby yang sama dan bisa bermain bersama. Namun, bagaimana dengan hal-hal lain? Pasti istri menuntut ini-itu kan? Nah, untuk hal ini kuncinya hanya satu, yaitu komunikasi.

Apabila sang suami sulit untuk berinteraksi karena gamenya, lakukan komunikasi dengan cara lain, yaitu manfaatkan handphonenya, berkomunikasilah dengan handphone, yaitu dengan cara mengirimkan pesan di whatsapp, facebook, line ataupun instagram. Niscaya Pak Suami akan merespond dengan cepat. Contohnya, ketika sang istri menanyakan apakah baju yang dikenakan bagus atau tidak, mungkin sang suami tidak akan merespond atau hanya menjawab 'hmm', maka ketika istri-istri ingin mendapatkan respond yang baik, kirimlah foto via sosial media, pasti akan di respond, bahkan foto tersebut di zoom sambil senyam-senyum.

Ohya, laki-laki juga memiliki kata yang terbatas lhooo... tidak seperti perempuan yang kata-katanya gak pernah habis, ngoceeeeh terus. Hehe. Jadi, jangan paksa suami untuk bicara setelah pulang kantor yaa, karena jatah kata-katanya sudah habis di kantor. Untuk hal ini lebih baik lakukan pillow talk (pembicaraan sebelum tidur) atau kembali lagi, manfaatkanlah gadget yang ada.

Dengan adanya komunikasi yang efektif akan meminimalisir konflik dalam rumah tangga dan tentunya kita juga akan mengerti pasangan lebih dalam (deep) bukan dari luarnya saja :)

Jangan lupa praktekan beberapa saran ini dan rasakan khasiatnya

VIDEO PILIHAN